Protes Pemkab Konawe Terkait Matabondu tidak Beralasan

Media Sultra, Ibukota 2010-12-03 / Halaman 6

Direktur PDAM Kota Kendari, Said Sirate, mengatakan aksi protes pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, terkait pembangunan sumber mata air Matabondu sangat tidak beralasan dan tidak tepat. Pasalnya, sebelumjaringan PDAM terpasang, Pemerintah Kota (Pemkot0 Kendari tahun 2005 lalu saat masih pemerintah Masyur Masie Abunawas, telah melayangkan surat ke Pemkab Konawe, perihal pembangunan tersebut.

Ia mengatakan, pengambilan saluran pembuangan air baku Matabondu di Kabupaten Konawe dan Kota Kendari dibiayai APBN melalui Dipa, nilainya kurang lebih Rp 5 milyar. Sehingga adanya informasi bahwa pembangunan jaringan sumber mata iar tersebut, tanpa koordinasi dengan Pemkab Konawe adalah tidak benar.

“Memang secara administratif sumber mata air Matabondu di Kabupaten Konawe, namun sumber mata air tersebut adalah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari. Hal itu dibuktikan, dengan sertifikat tanah seluas 4.740 meter persegi, dari enam Kepala Keluarga (KK), dengan total pembebasan lahan Rp 294 juta” ungkap Said Sirate.

Ditambahkannya, PDAM Kota Kendari juga telah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sehingga sangat tidak relevan bila Pemkab Konawe menuntut pembagian hasil, dalam pengelolaan sumber air Matabondu. Apalagi PDAM Kota Kendari, juga menyediakan distribusi air bagi 215 KK di dua desa di Kabupaten Konawe, dengan tarif spesial, serta merekrut tenaga kerja lokal di Kabup0aten Konawe juga. (M-5/Ms-2)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: