Jalan Lingkar Wawonii Butuh Perhatian Pemprov

Media Sultra, Daerah 2010-12-02 / Halaman 7

Kondisi sarana transportasi lingkar Wawonii sebagai jalan penghubung antar kecamatan di pulau itu, mengalami kerusakan parah.

Anggota DPRD Sultra dari Komisi III, Syamsul Ibrahim SE, MSi, Rabu (1/12), mengatakan, dalam kunjungan kerja (Kunker) selama dua hari pertengahan November lalu di Wawonii, dirinya meninjau langsung kondisi jalan lingkar tersebut.

Menurutnya, sepanjang 38 kilometer jalan mengalami kerusakan parah. Saat ini baru 3 kilometer yang mendapat perbaikan proyek peningkatan jalan dari APBD Provinsi Sultra 2010 sebesar Rp 800 juta. Sementara 35 Km jalan yang masih rusak hanya dapat dilalui kenderaan roda dua.

Hal ini membuat warga, khususnya para pelajar yang bersekolah di ibukota kecamatan harus berjalan kaki sampai setengah hari untuk mencapai sekolah. Kondisi ini juga menyebabkan terhambatnya distribusi hasil panen petani karena harus mengangkut hasil panen petani karena harus mengangkut hasil panennya dengan motor.

“Setengah mati sekali mereka, apalagi anak sekolah harus berangkat jam empat subuh dan berjalan kaki di medan yang terjal”, kata Syamsul Ibrahim.

Kondisi ini, lebih diperparah karena warga harus melewati satu-satunya rute yang terletak di puncak gunung Beo yang tinggi dan terjal. Medan ini sangat membahayakan pejalan kaki terlebih kenderaan roda dua.

“Rawan kecelakaan di situ, batu-batunya lepas jika di lewati apalagi kalau pakai motor”, bebernya.

Selain medan yang berbahaya, lima unit jembatan semi permanen yang membentas diatas sungai kecil di sepanjang jalan tersebut juga rusak dan tidak bisa difungsikan. “Kalau pejalan kaki yang akan lewat harus siap basah celana. Kalau motor yaa harus tunggu airnya turun baru lewat”, ujarnya.

Syamsul Ibrahim mengharapkan keseriusan dan perhatian pemerintah provinsi dengan menganggarkan perbaikan dan peningkatan jalan pada lingkar Wawonii tersebut. Sekaligus perbaikan lima unit jembatan yang mengalami kerusakan, pada pembahasan APBD 2011 nanti.

“Tidak usah semua diperbaiki, cukup diprioritaskan yang parah, kemudian jembatan biar yang semi permanen agar masyarakat cepat menikmatinya”, tandasnya. (M-10/Ms-2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: