Jembatan Bahteramas Bisa Hambat Pelayaran

Media Sultra, Ibukota 2010-11-30 / Halaman 6

Rencana pembangaunan jembatan Bahteramas di sekitar kota lama-Bungkutoko, bisa menghambat masuknya kapal besar seperti kapal Pelni yang tingginya 40-45 meter dari permukaan laut (dpl).

Sementara rencana tinggi jembatan dari permukaan laut hanya 24 meter sehingga diprediksi kapal pelni tidak dapat berlabuh di pelabuhan Nusantara Kendari.

Demikian dikatakan Koordinator Operasional Lapangan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Kendari, Alfian Ahmad di Kendari, Senin (29/11).

“Kita Kepala Bappeda waktu rapat itu hari katanya tinggi jembatan 24 meter. Sementara tingginya kapal Pelni itu kan 40-45 meter jadi kemungkinan tidak bisa masuk”, kata Alfian.

Ia memprediksi dengan dibangunnya jembatan Bahteramas, arus transportasi regional seperti kapal-kapal pelni dan kapal kontainer yang tingginya melebihi tinggi jembatan dari permukaan laut akan dialihkan ke pelabuhan Bungkutoko.

Sementara pelabuhan Nusantara Kendari hanya digunakan untuk transportasi lokal di daerah-daerah seputaran Sulawesi Tenggara.

“Disini ada dilema, pengalihan arus regional di Bungkutoko belum bisa juga karena harus menunggu 3-4 tahun, nah diantaranya itu sandar dimana”, kata Alfian. Meski begitu, pihaknya tetap mendukung program pemerintah daerah terkait pembangunan jembatan banteramas. (R-3/Ms-4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: