Produksi Pangan Sultra Menurun

Kendari Ekspres, Ekonomi 2010-11-26 / Halaman 3

Setelah ditemukannya ladang emas di Kabupaten Bombana akhir tahun 2008 lalu, ternyata mempengaruhi buruknya hasil produksi pangan Sulawesi Tenggara (Sultra) terutama komoditas padi.

Penyebabnya, karena sejumlah lahan pertanian yang semula sebagai penghasil padi di Kabupaten Bombana saat ini banyak yang terbengkelai. Diperkirakan luas areal persawahan yang terbengkalai itu mencapai ratus heker.

Data Dinas Pertanian Sultra tercatat tahun 2008 produksi hanya 405 ribu ton, menurun drastis dari tahun sebelumnya yang berkisar 427 ton. Demikian juga tahun 2009, hanya naik dua ton dari tahun 2008 yakni sebesar 4007 ton.

Tahun 2010 ini berangsur naik menjadi 450 ton. Hal ini ditenggarai akibat penerapan aturan ketat bagi pengelolaan kawasan pertambangan oleh pemerintah sehingga banyak penambang nmerasa kesulitan untuk memperoleh izin menambang emas di daerah tersebut.

‘Dulu kan bebas orang menambang emas. Sekarang tidak lagi. Saya berharap petani tidak lagi menelantarkan lahan pertaniannya, karena tergiur keuntungan sesaat”, tegas Kepala Dinas Pertanian Sultra, Ir Mansur MTP, Senin (22/11).

Mansur menambahkan, tahun 2010, bantuan pemerintah dialokasikan untuk sektor pertanian sangat besar, mulai dari bantuan benih hingga pupuk gratis. Hal itu terkait untuk mendongkrak produksi pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. *P7/B/ARI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: