Dalam Enam Bulan Dishut Muna Temukan 235 Kubik Jati Tak Betuan

Media Sultra, Selekta 2010-11-25 / Halaman 12

Dinas Kehutanan Kabupaten Muna berhasil mengumpulkan 235 kubik kayu jati tak bertuan sejak Mei 2010 lalu. Kayu-kayu itu diduga berasal dari beberapa kawasan hutan di Muna.

Kepala Bidang Perlindungan dan Pengamanan Hutan Aryad Hariki mengatakan, kayu tak bertuan tersebut kebanyakan ditemukan dari dalam hutan Warangga. Sedang lainnya berasal dari hutan, atau yang diduga berasal dari hutan kawasan Tongkuno dan Matakidi.

“Hasil opname terkahir, sebanyak 230 meter kubik kayu tak bertuan ditemukan dalam hutan atau diduga berasal dari tiga hutan kawasan, seperti Warangga, Tongkuno dan Matakidi”, ungkap Arsyad.

Paling banyak dari hutan Warangga, sebanyak 218,8 meter kubik, sisanya dari tongkuno 6 kubik, dan dari Matakidi sebanyak 5,2 kubik.

Kejadian yang sama kembali selasa (23/11), petugas Polhut menemukan sekitar 5 kubik kayu tidak bertuan yang disuga berasal dari hutan Warangga. Kayu tersebut ditemukan dalam bentuk log dan lainnya telah terbelah. Letaknya di dua lahan kosong yang tidak berjauhan pada kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu.

Pihaknya telah memaksimalkan penjagaan terhadap hutan kawasan, khususnya hutan Warangga. Hutan ini merupakan penyangga mata air Jompi. Di Warangga telah didirikan dua pos penjagaan dengan melibatkan sedikitnya 100 petugas Polhut dan petugas wilayah. “Kita buat dua pos khusus unruk menjaga hutan Warangga, yakni pada jalan pendidikan, dan satu lagi di tengah hutan Warangga pinggir jalan Watopute”, jelas Arsyad. (R-2/Ms-2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: