Eksperimen BLH bawa masalah

Kendari Pos, Metro Kendari 2010-11-19 / Halaman 9

Program jaring sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup (BLH) Kota Kendari bawa masalah baru. Eksperimen yang dilakukan di kali Mandonga justru membuat tumpukan sampah, hingga debit air tertahan dan meluap ke rumah warga.

Program tanpa perencanaan membuat salah satu anggota DPRD Provinsi, Syamsul Ibrahim berang. “Jangan hanya diatas meja program tersebut dilakukan, tetapi harus dilihat dampaknya”, kata Syamsul menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari. Sore kemarin, selain Syamsul, Kadis Pekerjaan Umum Kota Kendari Bari Sangga langsung turun lokasi. Mereka menyaksikan belasan kubik sampah tersangkut di jaring tersebut. Padahal hujan mengguyur kendari cuma 25 menit.

Menurut Syamsul Ibrahim, jaring sampah yang dibuat tiga hari lalu tanpa pengerukan. Padahal, jika dilakukan tak akan menimbulkan masalah. “Aneh, sampah sudah bertumpuk tapi tak diangkut. Seharusnya Pemkot sudah harus mengevaluasi proogram ini”, tukas Syamsul Ibrahim lagi sembari berharap Dinas Lingkungan Hidup bisa memberi solusi.

Kemarin Dinas PU Kendari melakukan pengerukan sampah secara manual. Sebab menurut Kadis PU Syamsul Bahri, untuk menggunakan alat berat tidak terjangkau. “warga harus menjaga juga kebersihan, jika tidak dampaknya kembali ke masyarakat juga”, katanya. (ano)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: