40 Ha Sawah Terserang Kepik Hitam

Kendari Ekspres, Kota Kendari 2010-11-19 / Halaman 9

Sekitar 400 hekter areal persawahan di Sulawesi Tenggara (Sultra) terserang Petik Hitam. Jenis hama yang menyerang tanaman padi tersebut termasuk langka dan baru kali pertama ditemukan di Sultra.

“Sebelumnya tidak pernah ada seperti ini. Kemunculannya kemungkinan besar akibat perubahan cuaca akhir-akhir ini”, ucap Kepala Dinas Pertanian Sultra, Ir Mansur M.TP, Selasa (16/11).

Penyebaran hama tersebut, lanjut Mansur, dapat berimbas menurunnya kwalitas dan kuantitas produksi pangan. Pasalnya padi yang terserang Kepik Hitan, gulirnya tidak maksimal. Disamping itu, hasil berasnya akan menjadi pahit. Hal ini sangat ditakutkan karena tidak hanya mengancam produksi pangan, namun petani ikut mendulang kerugian akibatnya.

Sementara itu, hingga saat ini belum tersedia pestisida khusus untuk membasmi Kepik Hitan yang sempat meresahkan petani.

Untuk mengantisipasi makin meluasnya penyebaran hama tersebut, Dinas Pertanian Sultra telah mendistribusikan pestisida untuk luas areal 500 Ha lebih disejumlah saweah teridentifikasi serangan hama itu, utamanya lahan persawahan di Kabupaten Konawe dan Kolaka.

“Sementara kami pakai pestisida karena setelah diuji, bisa pula menekan penyebaran hama itu”, tukas Kasi Sarana Produksi dan Teknolofgi Dinas Pertanian Sultra, Suryati Raeba MP. *P7/B/LEX

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: