Revisi RTRW Jangan Hanya Untuk Tujuan Ekonomi

Media Sultra, Ibukota 2010-10-29 / Halaman 6

Revisi Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sulawesi Tenggara (Sultra), sebaiknya jangan hanya sebagai tujuan ekonomi. Tetapi lebih dari itu, untuk memecahkan masalah keruangan Sultra, yang terjadi selama ini.

Hal itu diuangkapkan Gubernur Sultra, Nur Alam dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan asisten I, H Nasir Andi Baso, saat membuka acara Workshop percepatan penyelesaian RTRW, dalam rangka peringatan hari tata ruang dunia, Kamis (28/10).

Dikatakannya, revisi tata ruang yang sedang dilakukan Pemprov Sultra, bukan sekedar untuk memenuhi tuntutan Undang-undang, tetapi untuk menyelesaikan konflik penggunaan ruang selama ini. Hal itu ditandai dengan adanya sejumlah pelanggaran kehutanan.

“Olehnya itu, pada kesempatan hari ini, akan disampaikan hasil rekomendasi tim terpadu dari tiap Kabupaten terhadap usulan revisi tata ruang substansi kehutanan. Selanjutnya akan ditindak lanjuti dengan penyusunan substansi tata ruang. Yaitu penyusunan tata ruang, pola ruang dan penetapan kawasan-kawasan strategis”, kata Nasir Andi Baso.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas PU Sultra, Christomus Lakada, saat ditemui mengatakan, workshop yang digelar ini melibatkan sejumlah perwakilan dari 12 Kabupaten dan kota se Sultra. (M-5/Ms-3)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: