Permukaan Tanah Sultra Terancam Turun

Media Sultra, 2010-10-27 / Halaman 1

Permukaan tanah di Sulawesi Tenggara terancam turun jika penggunaan sumur bor tidak terkontrol oleh pemerintah daerah Kabupaten atau kota.

“Penggunaan air tanah berlebihan bisa mengakibatkan permukaan tanah kita turun, apalagi penggunaan sumur bor kita sekarang tidak terkontrol ini pasti fatal”, kata Kepala Bidang Geologi Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sultra, hakiman. A.T, di Kendari, Selasa (26/10).

Menurutnya, perlu dibuat Perda oleh masing-masing pelaksana teknis di Kabupaten/Kota sehingga penggunaan sumur bor bisa terkendali. Baik untuk mengetahui jumlahnya maupun terkait dengan pengklasifikasinya.

Misalnyauntuk penggunaan tumah tangga pembatasannya maksimal kedalaman 40 meter. Dan penggunaan industri diatas 40 meter dan maksimal kedalaman bor 100 meter. Untuk industri diadakan pembatasan penggunaan volume air sehingga tidak mempengaruhi penggunaan sumber air tanah sekitarnya.

“Semestinya itu kan dalam satu hekter tanah maksimal pengguna sumur bor itu empat, sekarang ini hampir tiap rumah dan ruko miliki sendiri-sendiri dan belum ada aturan”, ungkap Hakiman.

Pengguna air tanah yang berlebihan juga mengakibatkan terjadinya instrusi air laut yaitu tercemarnya air tanah oleh air laut sehingga air tanah yang mengalami instrusi tidak layak konsumsi.

Seperti yang sudah terjadi di kota lama dan pinggir pantai Depot Pertamina Kendari. Sumur bor yang ada disekitar itu sudah dinyatakan tidak layak konsumsi oleh Dinas Pertambangan karena tercemar air laut. (R-3/Ms-2)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: