Limbah Nikel Jadi Timbunan

Kendari Pos, Bumi Anoa 2010-10-26 / Halaman 4

Limbah hasil pengolahan bijih nikel milik PT. Antam di Pomalaa dalam bentuk slag ternyata digunakan masyarakat sebagai material timbunan. Tak hanya itu, obyek wisata Pantai Harapan yang dibentuk dengan cara menimbun laut itu juga menggunakan limbah nikel. Padahal ampas slag termasuk dalam limbah yang mengandung unsur Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).  Hal itu diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kolaka, Akring Johar menyikapi banyaknya limbah slag yang dijadikan material timbunan pemukiman warga.

” Slag ini tidak bisa dijadikan bahan timbunan jalan apalagi untuk rumah masyarakat karena mengandung limbah berbahaya,” terangnya.
Politi PPRN ini mengaku pihaknya telah melayangkan teguran pada manejemen PT. Antam agar tak lagi membiarkan limbah slag berhamburan di pemukiman umum bahkan dipergunakan untuk menimbun lokasi Pantai Harapan. ” PT. Antam keliru membuat obyek wisata permandian di Pomalaa yang semuanya dikelilingi oleh limbah batu slag. Sementara slag ini jika bersenyawa dengan air laut menyebabkan adanya unsur kimiawi yang bisa menyebabkan orang yang mandi di pantai itu terkena kanker kulit,” anggapnya.

Akring menambahkan pihaknya telah menerima laporan kasus masyarakat yang terkena kanker kulit dan inusitas yang diduga akibat pencemaran limbah nikel. Di tempat terpisah Vice President Operation PT. Antam UBPN Sultra, Yaris Tandi sebelumnya telah membantah bila limbah slag milik BUMN itu mengandung bahan kimia berbahaya. ” Limbah slag seperti yang terlihat dibeberapa badan jalan yang ada di Kecamatan Pomalaa itu tidak mengandung unsur B3 karena sebelum terbentuk menjadi slag ada proses pemilihan dari tanah ore (bijih nikel). Jadi slag ini tidak termasuk dalam daftar limbah yang mengandung B3,” terangnya

Sebenarnya, Antam hanya menampung limbah slag tersebut. Namun karena adanya permintaan masyarakat yang menginginkan slag dijadikan timbunan rumah dan jalan, maka pihaknya lalu memberikannya secara cuma-cuma. ” Termasuk pembuatan tempat wisata Pantai Harapan yang menggunakan slag juga atas dasar permintaan masyarakat,” tambahnya. PT. Antam juga secara rutin melaporkan penggunaan limbah slag ke Kementerian Lingkungan Hidup termasuk titik koordinat pembuangannya, serta melakukan pengawasan kepada masyarakat yang menggunakan limbah itu.

” Antam berencana bekerjasama dengan beberapa Universitas ternama di Indonesia untuk mengolah dan memanfaatkan limbah slag yang mempunyai nilai ekonomis dengan membuat paving block,” pungkas Yaris. (cr3/cok)

Advertisements

One Response

  1. bgmna dampaknya jika Limbah Nikel itu di jadikan sebagai Paving BLock??
    dan apakah limbah nikel tersebut sudah terpisah dari unsur logam yg dapat menimbuLkan hal hal berbahaya, seperti mengundang Petir??

    Balas ya..,
    disini. atw di email..

    Makasih infonya..,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: