Tiga Mesin Pengolaan Sampah di BLH Muna Mubazir

Media Sultra, Daerah 2010-10-20 / Halaman 7

Pengadaan mesin pengelolaan sampah dari pemerintah pusat senilai Rp 300 juta lebih kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Muna, tahun 2001, mubazir.

Badan Lingkungan hidup Kabupaten Muna, La Untuk, Selasa (19/10), mengatakan tidak dimanfaatkan mesin tersebut karena mengalami kendala. Tenaga untuk mengelola mesin tersebut tidak ada. Disamping itu untuk menunjuk kepada Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola harus dilakukan pelatihan khusus terhadap mereka, dan dana yang dibutuhkan sangat tinggi.

“Mesin pengolahnya sampai saat ini masih ada. Dan kami simpan di TPA (tempat Pembuangan Akhir) sampah. Tempatnya berada di Desa Punto, Kecamatan Kontunaga”, katanya.

Akibat ketiga mesin sampah tersebut tak beroperasi, hal ini menjadi kendala seluruh masyarakat Muna. Apalgi mesin itu sangat bermanfaat sebagai mesin pengolah, terutama pada sampah basah dan palstik yang bisa dimanfaatkan kembali.

“Ke depan ini secara keseluruhannya akan kita benahi kembali agar mesin tersebut bisa dipakai lagi”, terang La Untu.

Ditambahkannya, berapa bulan yang lalu mesin tersebut pernah dicoba tetapi tidak efektif. Pasalnya SDM untuk mengelola mesin itu, lagi-lagi sangat terbatas.

“Jadi konsekwensinya yang dilakukan pihak BLH sendiri dalam waktu dekat ini akan mengajukan permohonan agar dana untuk mencari SDM bisa dituangkan dalam anggaran yang baru”, pungkasnya. (M-3/Ms-2)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: