Potensi Rumput Laut, Belanda Mulai, Lirik Baubau

Kendari Ekspres, Sultra Kepulauan 2010-10-20 / Halaman 16

Setelah melakukan kerja sama dengan sejumlah Universitas dan pemerintah Seol, Korea dalam bidang pendidikan dan pertanian, kini giliran Universitas Groninghen Belanda yang mulai melakukan penjajakan dengan Penkot Baubau, Selasa (19/10) Walikota baubau, MZ Amiril Tamim menerima kunjungan guru besar Universitas Grininghen Belanda Prof Dr Win Laseur dan rombongan di ruang kerjanya.

Kepada jurnalis koran ini, Amirul Tamim mengatakan, kedatangan guru besar dari Belanda ini fokus pada komuditas rumput laut dimana Kota baubau menjadi salah satu tujuan dan pusat pengembangan rumput laut di Sultra. Untuk itu, potensi yang dimiliki Kota baubau harus dimanfaatkan sebagai komoditas andalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kedatangan tim ini harus menjadi momentum yang baik untuk mengenalkan Baubau sebagai salah satu pusat pengembangan rumput laut sehingga dapat menarik minat investor, khususnya dari Belanda untuk melihat potansi yang ada”, jelas Amirul Tamim di ruang kerjanya.

Selain itu, kedatangan tim ini merupakan program Lern yang fokus pada komoditas rumput laut yang dibangun sejak tiga tahun lalu. Dalam program ini, Kota Baubau masuk dalam bagian kerja sama tersebut. Bahkan, sebelumnya sejumlah tim dari Kota Baubau telah mendapat undangan untuk ke Belanda guna membawa sampel rumput laut yang dikembangkan masyarakat Kota Baubau.

“Jadi kerja sama ini harus kita manfaatkan dengan baik sehingga potensi rumput laut yang ada menjadi salah satu komoditas andalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Guru besar dari Belanda tadi merupakan ahli pemasaran dan komoditas rumput laut. Bahkan, mereka memiliki koneksi dan partner dengan industri dan usaha lainnya sehingga kerja sama ini harus dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memajukan dan mengenalkan Kota Baubau di dunia internasional”, ungkap Amirul.

elain Prof Dr Win Laseur, ikut dalam rombongon itu Dr Hannie Van Lauwen, Mark Vredegoor dari University Gronighen Belanda dan pendampingnya Samantha Vivia dari ITB. *P4/B/LEX

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: