Kesulitan Solar, Nelayan Pulau Sagori Tidak Melaut

Media Sultra, 2010-10-15 / Halaman 1

Warga pulau Sagori, Kecamatan kabaena Barat, kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dalam sepekan terakhir tidak melaut karena kesulitan memperoleh solar.

“Sudah sepekan ini kita tidak dapat melaut karena di Kabaena tidak ada solar”, kata Kepala Dusun Sagori La Riyfu melalui telepon dari Pulau Sagori, Kamis (14/10).

La Ruyfu mengaku nelayan Pulau Sagori sudah berusaha memesan solar dari Kota Baubau, namun di baubau juga terjadi kelangkaan solar. “kalau keadaan ini berlangsung lama, kita warga Pulau Sagori benar-benar dalam kesulitan, karena seluruh warga kami hanya manggantungkan hidup dati hasil melaut”, katnya.

Sebetulnya, kata La Ruyfu, di Sikeli ibu kota Kecamatan kabaena Barat, sekitar 17 mil laut dari Sagori, ada premium, namun hanya harganya sangat mahal yakni Rp 10.000 per liter. “Kalau kita melaut menggunakan bahan bakar premium, hasil yang didapat belum tentu bisa menutupi ongkos bahan bakar”, katanya.

Pulau Sagori merupakan pulau kecil di Kecamatan Kabaena, yang hanya terdiri atas hamparan pasir putih. Diatas hamparan pasir putih pulau berpenduduk sekitar 200 jiwa itu, hanya ditumbuhi pohon cemara dan pohon kelapa.

Pemerintah Kabupaten Bombana menjadikan kawasan pulau kecil tersebut sebagai andalan kawasan wisata bahari karena di alam bawa laut pulau pasir itu terdapat beragam jenis terumbu karang yang unik dan menarik. (OL-5/MI)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: