Diprediksi Terjadi Gelombang Tinggi dalam Sepekan

Kompas, Lingkungan & Kesehatan 2010-10-06 / Halaman 13

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksikan dalam sepekan ini gelombang laut tinggi terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. Ini disebabkan adanya tarikan massa udara oleh pusat tekanan rendah di Samudra Hindia barat daya Sumatera, Selat Karimata, dan Laut China Selatan.

”Hujan ringan sampai deras berpeluang terjadi, kecuali di Nusa Tenggara Timur dan Papua,” kata Kepala Bidang Informasi Meteorologi Publik pada BMKG Mulyono Prabowo, Selasa (5/10) di Jakarta.

Pusat tekanan rendah umumnya berupa pusaran angin kencang. Kemunculannya di laut mampu menimbulkan siklon atau badai tropis.

Menurut Mulyono, kondisi tekanan rendah mengakibatkan tinggi gelombang laut di Samudra Hindia selatan Jawa dan barat Sumatera bisa mencapai 3 meter. Tinggi gelombang Laut Jawa hingga perairan di selatan Sulawesi Tenggara bisa mencapai 2,5 meter.

”Angin kencang mengakibatkan tingginya gelombang laut. Saat ini diprediksikan berlangsung sepekan, tetapi besar kemungkinan akan terus berlanjut,” kata Mulyono.

Dia menyebutkan, saat ini ada indikasi kuat fenomena La Nina atau kondisi suhu muka laut Samudra Pasifik barat di atas normal. Indeks La Nina tercatat antara 24 dan 25 dengan perbandingan indeks normal hanya berkisar 10.

”La Nina berpengaruh kuat hingga awal tahun depan atau sekitar Januari 2011,” kata Mulyono.

Siklon tropis intensif

Kepala Subbidang Siklon Tropis BMKG Fachri Radjab mengatakan, La Nina biasanya bisa berakibat munculnya siklon tropis yang lebih intensif. La Nina ditandai dengan suhu muka laut di atas normal sehingga membentuk udara tekanan rendah.

Tekanan rendah ini yang bisa memengaruhi terjadinya pusaran angin dengan kandungan uap air tinggi membentuk awan-awan hujan. Siklon tropis biasanya membentuk badai disertai hujan deras sampai menimbulkan banjir di sejumlah lokasi.

”Saat ini suspect area (area yang ditengari bertekanan rendah dan berpotensi menjadi embrio siklon tropis) ada di Laut China Selatan,” kata Fachri.

Menurut dia, pergerakan pusat tekanan rendah itu telah terpantau bergerak ke barat laut memasuki Pulau Hainan. Jika pusat tekanan rendah itu memasuki daratan, potensi terbentuknya siklon tropis akan hilang.

Intensitas siklon tropis atau nilai rata-rata kejadiannya di sebelah selatan khatulistiwa pada bulan Oktober ini mencapai 3,8 kali.

Menurut Fachri, La Nina kuat akan berpengaruh pada pembentukan siklon. Bahkan, dengan kondisi tersebut bisa terjadi intensitas siklon tropis yang lebih tinggi sehingga masyarakat diminta lebih waspada. (NAW)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: