Angin Sapu Pesisir Utara Kabupaten Karawang

Kompas, Nusantara 2010-10-06 / Halaman 22

Hujan disertai angin kencang menyapu 193 rumah dan warung di pesisir utara Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, beberapa hari ini. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu, tetapi lima rumah ambruk dan memaksa penghuninya mengungsi.

Ocid (40), warga Kampung Pisangan, Desa Cemarajaya, Selasa (5/10), menyebutkan, cuaca buruk terjadi sejak Minggu (3/10) siang. Selain hujan dan angin kencang, air laut pasang dan gelombang juga menerjang bangunan di tepi pantai.

Mayoritas rumah yang rusak berdinding anyaman bambu dan penopang kayu. Sebagian di antaranya adalah warung dan rumah makan di kawasan Pantai Pisangan yang dihuni pemiliknya. Menurut Ocid, pada Minggu malam beberapa warga mengungsi ke rumah saudara atau masjid. Sebagian besar kembali ke rumah pada Selasa pagi.

Pendi (60), warga Kampung Pisangan lainnya, menambahkan, muka air laut naik 1-2 meter sehingga merendam kulkas, kotak pendingin, dan beberapa perabot di rumahnya. Hingga Selasa siang, separuh rumahnya yang berada di tepi pantai masih tergenang meski karung-karung berisi pasir telah dipasang untuk menahan gempuran ombak.

Bambu, kayu, material rumah lain, dan sampah berserakan di jalan utama desa yang menghubungkan Kampung Cemara Utara, Cemara Selatan, Pisangan, dan Mekarjaya. Di Pisangan dan Mekarjaya, bahu jalan beraspal tergerus ombak dan putus di beberapa titika.

Kepala Desa Cemarajaya Yonglim Supardi menyebutkan, hingga Selasa siang 193 rumah yang dihuni 586 jiwa rusak akibat angin kencang, hujan, dan ombak. Mayoritas di antaranya rusak ringan di bagian atap, tetapi telah diperbaiki dan dihuni kembali. ”Ada ratusan rumah lain yang terancam abrasi karena jarak ke laut semakin dekat. Abrasi telah memutus jalan utama desa sehingga menghambat aktivitas ekonomi warga,” katanya.

Menurut Endi Suhendi, Sekretaris Desa Cemarajaya, Pemkab Karawang telah beberapa kali membuat tanggul penahan ombak. Selain itu, juga menanam bakau di pesisir pantai sepanjang sekitar 3 kilometer. Namun, penanaman bakau gagal dan tanggul hancur digempur ombak.

Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Karawang telah mendata kerusakan. (mkn)

Advertisements

One Response

  1. tnkz buat karin atas berita2 y yg telah meliput daerah karawng untuk karin smga tetap sukses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: