Baubau Berpeluang Raih Penghargaan Permukiman

Kendari Ekspres, Ekobis 2010-10-04 / Halaman 2

Setelah meraih Penghargaaan Innovative Goverment Award (IGA) dari Kementerian dalam negeri kategori program inovasi pemberdayaan masyarakat miskin dan pola NUSSP dan NSD, Kota Baubau kembali berpeluang meraih penghargaan. Kali ini, penghargaan yang bakal diterima Kota Baubau datang dari depertemen kementerian PU bidang permukiman.

Walikota Baubau, Drs H MZ Amirul Tamim MSi dalam rapat kerjanya bersama seluruh kepala SKPD beserta camat, Sabru (2/19) mengatakan, Baubau masuk dalam 14 Kota nominator se-Indonesia sebagai salah satu kendidat Kota yang akan menerima penghargaan dari Kementerian PU bidang permukiman. Untuk masuk dalam nominator tersebut, Baubau terlebih dahulu menyisihkan lebih kurang 500 Kota/Kab se-Indonesia.

“Ada 14 daerah yang masuk moninasi untuk dilakukan penilaian layak dan tidaknya mendapat penghargaan tersebut. Penilainnya pasti objektif karena diambil dari berbagai elemen yang independen. Mari melihat hal ini sebagai sebuah tantangan”, ungkap Amirul.

Yang lebih membanggakan, dari 14 kota nominator peraih penghargaan bidang permukiman dari Kementrian PU, hany Baubau yang bukan merupakan Ibukota Provinsi. Sementara 13 kota lainnya semuanya merupakan Ibukota Provinsi. Hal itu tidak terlepas dari kesuksesan pemerintah kota Baubau dalam membangun kota dengan penataan ruang yang seimbang serta keberhasilan Pemkot Baubau yang melakukan penggusuran pedagang kaki lima (PKL) tanpa perlawanan.

“Kita berdayakan mereka dengan konsep PKL sahabat kita yang berarti sehat, harmonis, bermartabat dan kredit tanpa anggunan. Hal ini membuat PKL yang kita pindahkan lokasi jualannya tidak melakukan perlawanan”, terang Amirul.

Amirul memaparkan, sehat artinya PKL menjajahkan jualannya ditempat yang bersih dan terjaga kebersihannya sehingga makanan yang dijajahkan bersih. Lingkungan yang bersih akan membuat pola hidup bersih sehingga kesehatan para PKL sendiri terjaga. Harmonis yaitu terjalin hubungan yang harmonis antar sesama pedagang, pembeli, pembeli, pemerintah dan lingkungan. PKL yang tidak lagi dikejar-kejar oleh Sat Pol PP.

“Kita beri mereka bantuan permodalan tanpa anggunan dengan kredit yang ringan serta tempat yang lebih strategi. Olehnya itu, para PKL dengan senang hati dipindahkan tempat berjualannya”, jelas Amirul.

Sementara itu, Kadis PU Kota Baubau, Ir Sunaryo Mulyo MT mengatakan, pembangunan lokasi pemukiman bagi masyarakat seperti, perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan Rumah Susun Sederhana sewa (Rusunawa) dibangun pada kawasan baru. Pembangunan yang dilakukan pada kawasan baru itu juga bertujuan untuk meningkatkan aset masyarakat di kawasan tersebut.

“Baubau dianggap berhasil dalam menjalankan programnya karena membuka daerah-daerah baru sebagai tempat perputaran ekonomi dengan tidak mengabaikan keberadaan kota lama dimana terdapat miliyaran aset masyarakat”, kata Sunaryo. *P4/B/DUL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: