Kualitas Padi di Kolaka Menurun

Kendari Ekspres, Sultra Ekspres 2010-08-25 / Halaman 15

Kualitas hasil produksi padi petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Kolaka menurun. Faktor cuaca yang tidak menentu merupakan penyebab buruknya kualitas hasil produksi tersebut.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Kolaka, Andi Yahya, mengakui penurunanya kualitas hasil produksi padi petani akibat kelembaban cuaca karena tingginya curah hujan yang melanda wilayah Kabupaten Kolaka. “Banyak sawah yang terendam air akibat hujan, banyak juga yang terserang hama”, katanya.

Beberapa wilayah yang merupakan sentra produksi padi yang mengalami gagal panen, meliputi Kacamatan Mowewe, Tinondo, Ladongi sera Watubangga.

Menurut Yahya, menyikapi musim yang tidak menentu seperti saat ini, pihaknya menyarankan petani agar merubah pola tanam. “Selama ini petani kita tidak menyiasati musim dalam menanam”, katanya.

Selain berimbas pada menurunnya kualitas padi akibat curah hujan yang tinggi, sejumlah sawah juga mengalami gagal panen akibat bencana banjir, diantaranya di Kecamatan Poli-Polia sebanyak 53 hekter, Polinggona 140 hekter dan Lalolae 10 hekter.

Terkait serangan hama baru yang melanda sejumlah persawahan, Dinas Pertanian berjanji akan segera melakukan penyemprotan hama yang telah merugikan petani dan memberikan bibit pengganti. *SAB/MUR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: