Manajemen PT. Antam Ingkar Janji

Kendari Pos, Bumi Anoa 2010-08-24 / Halaman 5

Ratusan karyawan harian (outsourcing) dan anak staf PT. Antam UBPN Sultra menggelar aksi protes di kantor BUMN tersebut, kemarin. Mereka mempertanyakan janji perusahaan yang komitmen akan memprioritaskan mereka untuk diangkat sebagai karyawan tetap. Nyatanya, dalam rekrutmen baru-baru ini porsi kelulusan tenaga kontrak dan anak karyawan itu sangat kecil. Padahal mereka telah memiliki pengalaman kerja diperusahaan tersebut.

Koordinator Aksi, Sofyan mengaku ragu dengan independensi pelaksanaan tes penerimaan karyawan tersebut. Sebab sejumlah peserta yang sebelumnya dinyatakan tidak lulus berkas, belakangan justru dinyatakan lulus administrasi.

” Semestinya ada tim independen yang mengawasi setiap tahapan seleksi. Selain itu tes yang sesuai dengan bidang keahlian yang dipilih juga tidak ada,” ungkap Sofyan.

Di tempat yang sama Kepala Sumber Daya Manusia PT. Antam UBPN Sultra, Syafar menepis semua tudingan jika rekrutmen karyawan saran KKN. Argumennya, penerimaan kali ini justru jauh lebih kredibel karena melibatkan pihak ketiga dari Program Pengembangan Manajemen (PPM) universitas Indonesia. ” Provider PPM yang kita gunakan sudah memenuhi standar internasional, bahkan dipakai menyeleksi calon pimpinan komisi pemberantasan korupsi,” alasan Syafar. Soal janji memprioritaskan pelamar lokal yang banyak bekerja sebagai karyawan harian, Ia lagi-lagi berkilah, hal tersebut telah diaplikasikan dalam sejumlah persyaratan khusus diantaranya, peserta yang berasal dari wilayah Pomalaa berada dalam zona ring satu.

Syafar menjelaskan, awalnya bagian SDM mengusulkan kuota penerimaan 251 orang karyawan. Namun keputusan Vice Presiden and Human Resource PT. Antam hanya menyetujui 85 orang, selebihnya akan diseleksi pada tahun berikutnya. Dari sekitar 3000-an pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi sebanyak 2349 orang atau terdapat 697  yang tidak lolos berkas. Namun setelah banyaknya komplain, panitia akhirnya melakukan klarifikasi ulang atas berkas tersebut. ” Hasilnya memang ada beberapa berkas yang dinyatakan lolos. Kesalahan ini memungkinkan, mengingat pemeriksaan berkas dilakukan secara manual,” versi Syafar. (cr3/cok)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: