Panen Sawit Tak Mampu Meredam Lonjakan Harga

Kompas, Nusantara 2010-08-20 / Halaman 23

Panen raya tandan buah segar di sebagian besar lahan perkebunan kelapa sawit Sumatera Selatan belum bisa menurunkan harga minyak goreng curah di pasaran. Selama hampir tiga pekan harga minyak goreng curah kualitas baik tetap tinggi, yakni Rp 10.000- Rp 11.000 per kilogram.

Menurut Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan Minarsih, Kamis (19/8) di Palembang, selama dua bulan ini berlangsung panen raya tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumsel.

”Panen mencakup lahan perkebunan seluas 730.000 hektar. Panen terjadi merata, baik di lahan perkebunan milik pemodal besar maupun perkebunan rakyat,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan Sumsel, lokasi panen raya TBS menyebar di berbagai kabupaten/kota sentra perkebunan kelapa sawit, seperti Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Muara Enim, Banyuasin, Musi Banyuasin, Lahat, Musi Rawas, dan Kota Pagar Alam.

Meski panen raya, pengusaha dan petani tetap diuntungkan karena harga jual TBS ataupun minyak sawit mentah (CPO) relatif stabil sebulan terakhir. Saat ini harga jual TBS Rp 1.226 per kilogram dan CPO Rp 6.225 per kilogram.

Sebaliknya, pasokan TBS dan CPO yang melimpah akibat panen raya belum mampu menurunkan harga jual minyak goreng curah yang terus melonjak sejak Juli 2010.

Berdasarkan pemantauan harga di tingkat pengecer dan pemilik kios, harga minyak goreng curah kualitas rendah saat ini Rp 6.000-Rp 7.000 per kilogram. Minyak goreng curah kualitas menengah harganya Rp 8.000-Rp 8.500 per kilogram. Adapun minyak goreng kualitas baik harga jualnya Rp 9.500 per kilogram.

Menurut Umar Nirwandi (39), pedagang bahan pokok di Pasar Kuto, mayoritas pelanggannya lebih memilih minyak goreng kualitas baik meski harga jualnya naik paling tinggi.

”Sejak Juli sampai pertengahan Agustus, kenaikan harga minyak goreng kualitas baik sudah Rp 2.500 per kilogram. Normalnya, harga jual hanya Rp 7.500 per kilogram. Adapun untuk jenis lain, kenaikan harga hanya Rp 1.500 per kilogram,” katanya. (ONI)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: