Pemprov Maluku Minta Kilang di Darat

Kompas, Nusantara 2010-08-12 / Halaman 23

Pemerintah Provinsi Maluku meminta agar kilang liquefied natural gas di Blok Masela, Laut Arafuru, Maluku, dibangun di darat, bukan di laut. Pembangunan kilang di darat diyakini oleh pemerintah daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Kepala Dinas Pertambangan Provinsi Maluku Bram Tomasoa di Ambon, Rabu (11/8), berpendapat, hadirnya kilang di darat diharapkan dapat mengurangi pengangguran karena masyarakat lokal bisa bekerja di kilang.

”Kilang liquefied natural gas (LNG) diharapkan dibangun di Saumlaki, ibu kota Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), atau di Tepa di Pulau Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Keduanya berjarak sekitar 100 kilometer dari Blok Masela,” kata Bram.

Blok Masela diperkirakan memiliki cadangan gas 12 triliun kaki kubik. Gas di blok ini rencananya mulai diproduksi tahun 2016.

Menurut Bram, pilihan rencana pengembangan Blok Masela untuk pengembangan kilang di darat berbeda dengan rencana pengembangan yang dibuat Inpex, kontraktor minyak dan gas asal Jepang, pemilik Blok Masela. Inpex berencana membangun kilang di laut dengan pertimbangan biayanya lebih murah.

Bram menambahkan, selain menggairahkan perekonomian masyarakat tempat kilang berada, adanya kilang LNG di darat memudahkan untuk dikembangkan menjadi pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).

Keberadaan PLTG diharapkan mampu mengatasi masalah listrik di Maluku, terutama di Kabupaten MTB dan MBD. ”Di Maluku, wilayah yang teraliri listrik hanya 54 persen. Di MTB dan MBD lebih parah lagi kondisinya. Wilayah yang teraliri listrik di bawah 25 persen,” kata Bram.

Kilang di darat juga mampu menampung pasokan gas dari tiga blok lain di MTB dan MBD, yaitu Blok Babar, Selaru, dan Yamdena. Tiga blok itu sudah dieksploitasi. Pengelolaan tiga blok itu baru saja ditawarkan oleh pemerintah. ”Jadi, nanti tidak perlu membangun kilang baru,” katanya.

Permintaan pembangunan kilang di darat telah disampaikan kepada pemerintah pusat pekan lalu dalam rapat yang membahas rencana pengembangan Blok Masela di Bandung.

Saat ini studi sedang dilakukan oleh konsultan independen untuk menentukan pembangunan kilang LNG di darat atau di laut. Hasil studi akan dipaparkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral serta Badan Pengelola Minyak dan Gas. (APA)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: