Sejumlah PT Belum Miliki IPPK

Kendari Ekspres, Sultra Ekspres 2010-08-05 / Halaman 16

Setelah memasuki tahapan eksploitasi, perusahaan tambang diwajibkan mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan (IPPK) Hutan dari Menteri Kehutanan RI. Namun, dari sekian banyak perusahaan tambang yang sudah berprodukasi di Bombana, belum ada satu pun yang mengantongi izin tersebut. Sementara, diprediksi total luas kawasan pertambangan Bombana lebih dari setengahnya adalah kawasan hutan.

“Belum ada satupun perusahaan tambang di Bombana yang sudah memiliki IPPK”, kata Sekertaris Dinas Kehutanan Bombana La Djunaha pada Kendari Ekspres, Rabu (4/8).

Djunaha menyebutkan, sejumlah perusahaan tambang yang melakukan aktifitas eksploitasi di Bombana, hanya beroperasi pada kawasan Areal Peruntukan Lahan (APL).

Untuk menghindari penyimpangan di lapangan, menurut Djunaha, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap batas koordinat masing-masing perusahaan dengan koordinat kawasan hutan. Namun sayang, pria berkacamata ini mengaku, pihaknya belum maksimal melakukan pemantauan pada aktifitas produksi beberapa perusahaan tambang. Pasalnya, dana operasional porsenil kehutanan untuk mengawal itu tidak mencukupi. Idealnya lanjut dia, aktifitas pemantauan harus dikoordinir Kantor Lingkungan Hidup Bombana bersama Kehutanan dan sektor terkait lainnya. Disayangkan, pemantauan bersama itu, belum terlaksana.

“Baru dua kali melakukan pemantauan. Hanya saja, akhir Juli kemarin, kami sudah lakukan pemantauan koordinat. Hasilnya belum ada, karena datanya sementara diolah”, katanya.

Meskipun Dinas Kehutanan Bombana belum mengetahui data valid, berapa luas kawasan hutan yang dicaplok perusahaan tambang. Namun, Djunaha mengaku akan memberikan teguran pada siapa saja yang melanggar ketentuan tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Bombana Cecep Trisnajayadi juga mengakui, IPPK itu belum dimiliki sejumlah perusahaan tambang yang produksi di Bombana. “Perusahaan yang sudah melakukan aktifitas produksi di Bombana sekitar 11 perusahaan. Memang belum ada yang memiliki IPPK dari Menhut. Tapi sementara mereka masih mengurus. Dalam aktifitas produksi, mereka belum melakukan eksploitasi pada kawasan hutan”, tukas Cecep. *P3/B/LEX

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: