Dishut Muna Enggan Angkut Kayu Temuan

Media Sultra, Daerah 2010-08-04 / Halaman 7

Anggota Polisi Hutan (Polhut) Dinas Kehutanan (Dishut) enggan mengangkut kayu temuan lantaran terkendala biaya. Akibatnya sekitar dua puluh batang kayu jati yang ditemukan di kawasan hutan Warangga belum terangkut.

Sampai saat ini biaya pengangsuran kayu tersebut belum dikucurkan, akibatnya kayu-kayu temuan itu dibiarkan berhamburan dalam hutan.

Kayu-kayu itu berhasil diamankan anggota Polhut dari para penjarah hutan beberapa pekan lalu.

Kabid Perlindungan dan Pengamanan Hutan Dishut Muna, Arsyad Hariki, Selasa (3/8), membenarkan kalau anggotanya telah mengamankan sekitar dua puluh batang kayu jati itu. Masing-masing panjang enam meter dengan diameter 20-30 cm. Hanya saja yang menjadi kendala saat ini mengenai masalah biaya pengangsuran.

“Kendalanya hanya dibiaya angkut saja. Karena untuk mengangkut kayu temuan itu kita kena dua kali biaya. Lain biaya angkut dari hutan ke jalan dan dari jalan dinaikkan ke mobil”, ungkap Arsyad.

Untuk masalah pengamanan kayu-kayu temuan itu pihaknya telah melakukan pengawasan di hutan Warangga dari siang hingga malam secara bergilir. Malahan ada dari anggota Polhut yang hampir ditebas parang oleh penjarah.

Melihat dari kejadian itu, dari pihaknya sendiri lebih mengoptimalkan pengamanan di hutan Warangga mengingat akan adanya perambah-perambah baru.

“Siang malam kami lakukan patroli di hutan Warangga untuk menjaga para perambah-perambah baru”, tandasnya. (Cr-7/Ms-2)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: