Warga Ladongi Terima IUPHHK-HTR

Kendari Ekspres, Sultra Ekspres 2010-08-02 / Halaman 16

Bupati Kolaka, H. Buhari Matta menyerahkan SK izin Usaha Pemanfaatan Hutan pada Hutan Tanaman Rakyat (IUPHHK-HTR), seluas 323 Hekter, kepada tiga kelompok tani di Kecamatan Ladongi, Sabtu (31/7), di DesaAnggaloosi Kecamatan Ladongi.

Penyerahan SK IUPHHK-HTR disaksikan langsung Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sultra, Amal Jaya, mewakili Dirjen Bina Produksi Kementerian Kehutanan RI.

Ketiga kelompok tani yang menerima SK IUPHHK-HTR, diterima secara perorangan masing-masing Handise, kelompok tani Padaidi dari Desa Anggaloosi dengan luas 103 Ha, Jaharudin, kelompok tani hutan Arombu Jati, Kelurahan Ladongi Jaya seluas 100 Ha dan Gusti Made Kusumaharaja, kelompok tani hutan Bukit Harapan Kelurahan Atula seluas 120 Ha.

Kadis Kehutanan Kolaka, H. Abdul Rahim, melaporkan penyerahan SK IUPHHK-HTR dengan jangka waktu 60 tahun, memiliki nilai sejarah bagi masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani hutan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, kawasan hutan di Kabupaten Kolaka saat ini kurang lebih 621 ribu Ha, dengan luas kawasan tergolong lahan kritis seluas 40 ribu Ha. “Lahan kritis ini bukan hanya ada dalam kawasan hutan tapi juga diluar kawasan hutan (APL) kurang lebih 120 ribu Ha”, katanya.

Bupati Kolaka, H. Buhati Matta, mengingatkan agar pemberian izin IUPHHK-HTR agar benar-benar dijaga dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Apalagi pemberian IUPHHK-HTR kali ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia, sehingga harus menjadi contoh keberhasilan yang baik. “Ini tidak boleh menjadi contoh yang gagal”, katanya.

Buhari meminta kepada jajaran Dinas Kehutanan Kolaka agar benar-benar mengawal pelaksanaan IUPHHK-HTR ini dengan jaminan jabatan. “Saya meminta Kadis Kehutanan untuk menjaminkan jabatannya disini”, katanya

Buhari juga meminta kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan, demi untuk kepentingan masyarakat itu sendiri.

Sementara Dirjen Bina Produksi Kementerian Kehutanan RI, dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kadis Kehutanan Provinsi, Amal Jaya, menitipkan pesan agar hutan senantiasa dijaga kelestariannya untuk kemakmuran rakyat baik generasi sekarang maupun yang akan datang, sebab pelestarian hutan merupakan tanggung jawab semua pihak.

Menurutnya, pemberian izin pengeolahan merupakan hak pemegang usaha untuk memanfaatkan hasil hutan yang ada didalamnya demi kesejahteraan masyarakat. “SK IUPHHK-HTR tidak diperjual belikan. HTR harus memenuhi proses hutan lestari”, katanya. *SAB/DUL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: