Masyarakat Ladongi Dapat SK Pemanfaatan Kawasan Hutan

Media Sultra, Daerah 2010-08-02 / Halaman 7

Masyarakat Kecamatan ladongi secara perorangan mendapat Surat Keputusan (SK) Izin Usaha Pemanfaatan Hutan Tanaman Rakyat (IUPHHK HTR) di Desa Anggaloosi seluas 323 hekter. SK diserahkan Bupati Kolaka H.Buhari Matta, Sabtu (31/7).

Mereka yang mendapatkan SK berasal dari tiga kelompok tani hutan. Saat penyerahan SK, Bupati didampingi Kadis Kehutanan, Amal Jaya, mewakili Dirjen Bina Produksi Kehutanan Kementerian Kehutanan RI.

Penyerahan SK Bupati Kolaka atas nama Menteri Kehutanan RI atas nama perorangan diterima langsung oleh Handise dari Kelompok Tani hutan Arombu Jati Kelurahan Ladongi Jaya seluas 100 Ha dan Gusti Made Kusumaharja dari kelompok tani hutan Bukit Harapan Kelurahan Atula seluas 120 Ha.

Kadis Kehutanan Kolaka, H. Abdul Rahim menyatakan, penyerahan SK itu merupakan momentum strategis dan memiliki nilai sejarah masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani hutan. Izin pengelolaan dan pemanfaatan hasil hutan kayu berjangka 60 tahun, serta dapat di perpanjang.

“Desa Anggaloosia merupakan contoh dari sekian desa di Indonesia yang terdapat di dalam kawasan hutan dan perlu mendapat penanganan”, katanya.

Kadis Kehutanan Provinsi, Amal Jaya membacakan sambutan Produksi Kehutanan Kementerian Kehutanan RI mengharapkan hutan hendaknya di jaga kelestariannya, sebab pelestarian hutan merupakan tanggung jawab semua pihak. Pemberian izin itu untuk memanfaatkan hasil hutan demi kesejahteraan masyarakat, sebab izin tersebut tidak diperjual belikan.

Bupati Kolaka H. Buhari Matta menyatakan, sebelum pemerintah pusat mencanangkan 1 pohon untuk 1 orang, Kolaka telah terlebih dahulu mencanangkan Kolaka menanam. Hasilnya secara berturut-turut selama 4 tahun Kolaka keluar sebagai juara ketahanan pangan.

Bupati berharap hendaknya Kolaka menjadi contoh bagus dan bukan menjadi contoh buruk.

“Kadis kehutanan harus pertaruhkan jabatan kalau ini gagal. Intinya tetap jaga kelestarian lingkungan demi kepentingan masyarakat sendiri”, harapnya.

Di tempat terpisah Ketua LSM Lapak Sultra, Muslimin, menyatakan, dipilihnya Desa Anggaloosi sebagai tempat acara selain hasil kesepakatan semua kelompok tani hutan, hutannya juga dekat dengan perkampungan.

“Ini merupakan kolaborasi antara masyarakat, Pemkab Kolaka, dan LSM Lapak yang bersinergi dengan program Kolaka Emas”, katanya. (Ar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: