Alih Fungsi Sawah Capai 75.000 Hektar

Kompas, Nusantara 2010-07-29 / Halaman 23

Alih fungsi sawah di Provinsi Jambi sangat masif, mencapai lebih dari 75.000 hektar dari total luas sawah 191.774 hektar. Banyak petani mengubah sawahnya menjadi kebun sawit dan karet serta menjual ke perusahaan perkebunan.

Berdasarkan data Yayasan Setara, lembaga yang bergerak di bidang advokasi petani, perubahan peruntukan lahan sawah pada 3 dari 10 kabupaten di Jambi mencapai 75.560 hektar. Perubahan terjadi dalam lima tahun terakhir.

Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebagai sentra utama penanaman padi di Jambi merupakan daerah yang paling luas terjadi alih fungsi sawah menjadi perkebunan sawit, yaitu 15.000 hektar. Alih fungsi sawah juga terjadi di Kabupaten Muaro Jambi seluas 200 hektar. Di Batanghari, sebanyak 200 hektar sawah dijual petani kepada perusahaan perkebunan sawit dan 35 hektar lain menjadi kebun karet. Selain itu, dari 92.000 hektar lahan pertanian yang menjadi kawasan transmigrasi, lebih dari 60.000 hektar berubah menjadi kebun sawit.

Kepala Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Jambi Yanuar Fitri, Rabu (28/7), menilai penurunan areal persawahan di Jambi sangat masif. Sentra-sentra penanaman padi menjadi daerah terparah alih fungsi lahannya. Kondisi itu mengancam ketahanan pangan di Jambi mengingat kebutuhan beras terus meningkat seiring bertambahnya penduduk.

Menurut Yanuar, kebijakan daerah yang kurang melindungi hak-hak petani membuat petani beralih mata pencarian. Sawit dan karet dianggap lebih menguntungkan ketimbang padi. ”Petani cukup rasional. Bersawah hanya mendapat untung kecil. Tidak bisa kita salahkan jika mereka beralih menanam sawit,” kata Yanuar.

Pemerintah perlu membuat peraturan daerah dan menetapkan lahan persawahan abadi. Kebijakan itu harus disertai kompensasi. Misalnya, kawasan yang ditetapkan sebagai sawah abadi setiap tahun memperoleh subsidi dan peningkatan prasarana.

Humas Yayasan Setara, Nurbaya Zulhakim, mengatakan, peraturan daerah mengenai perlindungan tanaman pangan mendesak dibuat agar tidak makin banyak sawah beralih fungsi. Pemerintah provinsi perlu menetapkan alokasi luas areal persawahan abadi dalam peta tata ruang wilayah Provinsi Jambi. (ITA)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: