Budidaya Rumput Laut Jadi Mulok SMP Satap Wakea-kea

Media Sultra, Daerah 2010-07-24 / Halaman 7

SMP Satu Atap (Satap) Wakea-kea, Kecamatan Gu terus melakukan terobosan untuk mengembangkan sekolah itu. Selain berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sekolah juga memasukkan program budidaya rumput laut menjadi pelajaran Muatan Lokal.

Kepala SMP Wakea-kea, Kuat Marsum kepada Media Sultra melalui Kasubag Infokom Akimudin Matu mangatakan, selain berusaha untuk meningkatkan kualitas sekolah, yang Insya Allah akan menamatkan siswanya tahun ini, pihak komite sekolah juga sedang berusaha untuk memprioritaskan Mulok (muatan lokal) pada sektor kelautan yakni budidaya agar-agar.

“Ini sesuai dengan mata pencaharian dari masyarakat setempat”, kata Alimudin Matu.

Untuk itu, kata Alimudin Matu, mulok yang akan diajarkan pada siswa adalah budidaya berdasarkan riset secara ilmiah yang pelajar pembina Mulok malalui buku dan internet.

“Dalam budidaya itu, rumput laut yang akan dikembangkan adalah bibit yang selama ini dianggap berkualitas baik yakni jenis Eucheuma Catoni. Jenis ini sangat baik dikembangkan di daerah ini sebab perairan Wakea-kea memiliki pergerakan air laut (arus) yang cukup serta terlindung dari arus dan hempasan ombak yang cukup kuat serta metode tanam yang cocok digunakan rawai (long line) dan rakit apung juga cocok”, katanya.

Kuwat juga mengatakan dalam budidaya itu pihaknya menyediakan anggaran sebesar Rp 5 juta yang merupakan swadaya sekolah. Dan untuk menjaga rakit agar-agar itu, setiap saat secara bergiliran berdasarkan pembagian tugas yang diatur oleh Pembina. (Has/Ms-3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: