17.000 Desa di Indonesia Belum Memiliki Penyuluh Pertanian

Kompas, ILmu Pengetahuan & Teknologi 2010-07-22 / Halaman 14

Sebanyak 17.000 desa di Indonesia belum memiliki tenaga penyuluh pertanian. Kekurangan tenaga penyuluh ini berpengaruh terhadap minimnya pengetahuan petani menghadapi fenomena perubahan cuaca ekstrem.

Sementara itu, juga diakui bahwa petani harus lebih intens diajak bicara iklim agar memiliki pengetahuan memadai tentang iklim sekarang sehingga bisa melakukan penyesuaian. Apalagi sistem pranata mangsa tampaknya semakin tidak konsisten.

Hal ini diutarakan Menteri Pertanian Suswono seusai membuka Forum Nasional Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya II yang dihadiri sekitar 1.000 petani dari 33 provinsi di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dan oleh Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi di Jakarta, Rabu (21/7).

Menurut Suswono, keberadaan penyuluh pertanian dibutuhkan untuk mendampingi petani yang kini menghadapi masalah serangan hama akibat cuaca ekstrem. Mereka diharapkan mam   pu memberi masukan ke petani mengenai pemanfaatan teknologi pascapanen atau pola tanam yang cocok untuk menghadapi musim hujan berkepanjangan.

”Saat ini dibutuhkan kesiagaan pemerintah daerah untuk membantu petani melewati masa sulit akibat perubahan cuaca ekstrem. Salah satu bentuk kesiagaan itu lewat keberadaan penyuluh di desa-desa yang selalu siap menerima laporan dari petani sekaligus memberikan solusi,” tutur Suswono.

Dia berharap kekurangan tenaga penyuluh pertanian dapat dipenuhi oleh Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) yang telah membina petani menjadi penyuluh pertanian swadaya sejak tahun 2006. Selain penyuluh dari Badan Penyuluh Pertanian (BPP), pemerintah kini telah mengakui status penyuluh swadaya dan penyuluh swasta. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 3 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengelolaan P4S.

Menurut Ketua Umum P4S Tohawi, saat ini P4S memiliki 1.500 tenaga penyuluh swadaya siap pakai siap diterjunkan di desa-desa yang memerlukan. ”Kami siap membantu mewujudkan program Satu Desa Satu Penyuluh,” ungkapnya.

Kemampuan P4S menghasilkan tenaga penyuluh swadaya juga dirasakan Provinsi Sulsel. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, 50 unit P4S yang ada di Sulsel telah menghasilkan 3.018 penyuluh swadaya. Kekurangan penyuluh di Tanah Air mencapai 24.600 orang.

Asuransi petani

Selain pemenuhan kebutuhan penyuluh pertanian, pemerintah tengah mengkaji kemungkinan program asuransi bagi petani. Program tersebut akan masuk dalam Undang-Undang tentang Perlindungan Petani yang saat ini dibahas Kementerian Pertanian dengan Komisi IV DPR.

”Asuransi ini diharapkan membuat petani tidak ragu-ragu dan khawatir menghadapi ancaman gagal panen akibat cuaca ekstrem,” kata Suswono.

Upaya pemerintah mengantisipasi perubahan cuaca ekstrem itu mendapat tanggapan positif di kalangan petani. Namun, sejumlah petani berharap pemerintah memenuhi kebutuhan laboratorium penelitian hama atau klinik untuk tanaman yang terserang penyakit.

”Pemerintah perlu memikirkan kemungkinan mendirikan laboratorium atau klinik di tiap kabupaten atau justru kecamatan,” tutur Hermanto (47), petani asal Palembang, Sumatera Selatan. Selama ini petani di daerah terpencil kerap kesulitan mengidentifikasi jenis hama atau penanggulangannya akibat ketiadaan penyuluh atau tempat penelitian hama.

Sementara itu, Bayu menegaskan, dalam peta jalan Kementerian Pertanian, upaya pemberian pendidikan iklim kepada petani dilakukan melalui model sekolah lapang iklim—yaitu ada lahan percontohan sebagai laboratorium. Soal anggaran, tahun 2010 tersedia Rp 10 triliun, tetapi ada indikasi naik jadi Rp 14 triliun-Rp 15 triliun. (MKN/RIZ/MAS)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: