Sultra Terancam Kekurangan Pangan

Media Sultra, 2010-07-21 / Halaman 1

Akibat gagalnya panen para petani di sejumlah kabupaten, Sultra terancam kekurangan pangan apabila tidak segera diantisipasi dengan mendatangkan beras inpor dari luar Sultra.

Demikian ditegaskan pakar Ekonomi Sultra, Prof. Dr Yusuf Abadi, Se. MM saat dikonfirmasi Media Sultra melalui telepon selulernya, Selasa (20/7).

“Kalau sejumlah daerah gagal panen, implikasinya kita pasti kekurangan pangan apalagi di Sultra, antara kebutuhan dan produksi belum seimbang”, kata Yusuf Abadi.

Untuk mengantisipasi itu, menurutnya, pemerintah harus segera melakukan impor beras dari luar Sultra mulai dari sekarang. Jika tidak, dampaknya akan dirasakan pada bulan Ramadhan ini.

Sebelumnya, Bulog Sultra melalui Kepala Seksi Tata Usahanya, Ari Hardiono, Seperti yang dilansir Media Sultra, Selasa (22/6), kondisi stok beras yang dimiliki Bulog Sultra saat ini masih aman hingga tiga bulan kedepan, sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

“Target kita untuk Bulog Sultra 25 ribu ton san yang sudah terealisasi sekitar 4.700 ton atau sekitar 19 persen jadi untuktiga bulan kedepan masih aman”, kata Ari saat itu.

Seperti yang diketahui, Senin (19/7) salah satu daerah yang mengalami kegagalan panen yaitu Kecamatan Rumbia seperti yang dilansir Media Sultra, Selasa (20/7). Termasuk Kabupaten Konawe yang merupakan daerah serapan Bulog tertinggi juga ratusan hekter sawah gagal panen karena terendam banjir. (Cr-5/Ms-2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: