Rumah Tertimbun, 1 Tewas dan 13 Luka

Kompas, Nusantara 2010-07-21 / Halaman 24

Hujan deras semalaman menyebabkan longsor di Kampung Utikini Lama, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Senin (19/7) malam. Seorang warga tewas dan 13 orang luka-luka dalam peristiwa itu. Semua korban tinggal dalam satu rumah yang sama.

Juru bicara PT Freeport Indonesia (FI), Budiman Moerdijat, kemarin mengatakan, longsor terjadi di luar areal pertambangan PT FI—perusahaan emas dan tembaga. ”Kami mendapatkan laporan, 13 warga terluka. Perusahaan telah mengirim bantuan melalui Emergency Response Group ke lokasi,” ujarnya.

Kepala Bagian Operasi Kepolisian Resor Mimika Komisaris Mada Aksanta mengatakan, korban tewas bernama Kalius Murib. ”Korban sempat dinyatakan hilang, tetapi pada Selasa sore jenazahnya berhasil ditemukan oleh tim evakuasi dari Polsek Tembagapura. Suasananya aman. Jenazah akan diserahkan kepada keluarga korban,” kata Mada.

Mengenai korban yang mengalami luka berat dan ringan, Mada mengatakan, semuanya dibawa ke Rumah Sakit Tembagapura.

Informasi yang dihimpun Kompas, longsoran terdiri atas batu dan tanah. Longsoran tersebut mengenai rumah yang dihuni ke-14 korban.

Diduga, longsor dipicu hujan semalaman. Akibat curah hujan yang cukup tinggi, perbukitan curam tersebut menjadi tidak stabil dan akhirnya sebagian runtuh.

Kerap terjadi

Beberapa tahun belakangan ini bencana longsor kerap terjadi di wilayah sekitar Tembagapura. Tanggal 29 April lalu, misalnya, longsor terjadi di Mil 62—juga di perbukitan. Peristiwa tersebut menyebabkan distribusi logistik, personel, dan bahan peledak PT FI terganggu.

Tanggal 5 Mei 2008, sebanyak 19 pendulang tradisional ditemukan tewas setelah tempat tinggal sementara mereka diterjang longsoran berupa bebatuan dan pasir. Saat itu longsor dipicu hujan yang turun terus-menerus selama beberapa pekan.

Pada 18 September 2006 pukul 19.00 WIT, longsor terjadi di Kampung Kimberley, Distrik Tembagapura. Bencana ini juga dipicu curah hujan yang tinggi. Ketika itu longsoran menimpa honai (rumah) yang dihuni 20 orang. Dua penghuninya tewas dan beberapa terluka.

Tanggal 23 Maret 2006, longsor terjadi di daerah tambang terbuka di Grasberg. Saat itu tiga orang tewas. Dua di antaranya dari PT Pontil dan satu lainnya dari PT Trakindo. Ketiganya ketika itu sedang bekerja di areal kejadian. (ich)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: