Pembangunan Tanjung Api-api Terkendala

Kompas, Nusantara 2010-07-14 / Halaman 24

Izin pelepasan hutan lindung seluas 600 hektar di Pantai Air Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, untuk Pelabuhan Tanjung Api-api yang sudah diproses sejak tahun 2007 hingga kini belum keluar dari Kementerian Kehutanan. Akibatnya, pembangunan pelabuhan dan kawasan industri terbesar di Sumsel itu tak kunjung dimulai.

Anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Arudji Kartawinata, Selasa (13/7), mengatakan, investor yang berminat berinvestasi di Pelabuhan Tanjung Api-api selalu terbentur masalah perizinan. ”Izin pelepasan kawasan hutan lindung itu harus cepat dikeluarkan supaya tidak menghambat investor (pembangunan),” katanya.

Menurut Arudji, Kementerian Kehutanan baru memberikan izin pelepasan hutan lindung seluas 34,4 hektar. Dua puluh hektar di antaranya dimanfaatkan untuk membangun jalan dan sisanya, 14,4 hektar, untuk pelabuhan penyeberangan.

Kementerian Kehutanan belum mengeluarkan izin pelepasan kawasan hutan lindung seluas yang diminta diduga karena pejabat terkait takut mengeluarkan izin. Apalagi sejumlah anggota Komisi IV DPR 2004-2009 dan mantan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman dihukum akibat terlibat kasus suap alih fungsi hutan lindung untuk Pelabuhan Tanjung Api-api itu.

Tahun 2009, lanjutnya, ada anggaran Rp 700 juta dari APBD Sumsel untuk membiayai pengurusan perizinan tersebut. Namun, anggaran tersebut tidak terpakai dan akhirnya dimasukkan ke sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa).

Kepala Dinas Kehutanan Sumsel Sigit Wibowo menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumsel sebenarnya sudah sejak tiga tahun lalu meminta izin pelepasan hutan lindung Pantai Air Telang untuk Pelabuhan Tanjung Api-api. ”Saya tidak tahu mengapa Departemen (Kementerian) Kehutanan belum mengeluarkan izin. Padahal, Gubernur Sumsel sudah dua kali mengirim surat kepada Menteri Kehutanan yang isinya menanyakan itu,” ujarnya.

Menurut Sigit, persyaratan administrasi untuk mendapatkan izin pelepasan sudah dipenuhi. Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumsel juga telah menyediakan lahan seluas 1.200 hektar di Kabupaten Banyuasin sebagai pengganti hutan lindung yang 600 hektar untuk Pelabuhan Tanjung Api-api tersebut.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin dalam berbagai kesempatan mengatakan, Pelabuhan Tanjung Api-api akan selesai dibangun sebelum masa jabatannya berakhir. Masa jabatan Alex Noerdin akan berakhir tahun 2013. (WAD)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: