Harga Beras di Kendari Naik 20 Persen

Media Sultra, 2010-07-14 / Halaman 1

Harga beras di Kendari, Sulawesi Tenggara, naik 20 persen. Pada musim panen sebelumnya, harga beras dengan kemasan 50 kilogram Rp 240 ribu. Sekarang, hampir mencapai Rp 290 tibu.

Informasi itu diperoleh dari sejumlah pedagang di beberapa pasar tradisional di Kendari, Selasa (13/7).

Pedagang beras di pasar Raya Mandonga Nyangkala mengatakan, kenaikan harga disebabkan oleh banyaknya petani yang mengalami gagal panen. Bahkan, ada petani yang sudah memanen padi, tetapi hasil panennya terendam air saat tanggul Sungai Konaweha di Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe Jebol.

Kemudian, ada pula petani di semjumlah wilayah sentra produksi beras seperti Kabupaten Konawe dan Konawe Selatatan yang belum sempat memanen karena sawah mereka terlanjur terendam banjir.

Akibat peristiwa itu, produksi padi Sulawesi Tenggara pada tahun ini diprediksi akan menurun menjadi 398 ribu ton. Padahal permintaan tidak berubah. Penurunan produksi membuat pedagang sulit mendapatkan beras sehingga stok berkurang dan harga komoditas meningkat. (OL-10/MI)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: