Warga Keluhkan Aktivitas Sugar Group

Kompas, Nusantara 2010-07-06 / Halaman 22

Warga dan aparat pemerintahan desa di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, mengeluhkan aktivitas usaha pengolahan tebu Sugar Group Companies, antara lain terkait pembakaran sisa panen tebu yang mengakibatkan polusi serta penutupan sepihak akses jalan umum.

Sebanyak 13 kepala desa dari tiga kecamatan di Tulang Bawang, masing-masing Kecamatan Menggala, Gedung Meneng, Dente Teladas, dan Gedung Aji, Senin (5/7), bertemu dengan Bupati Tulang Bawang Abdurachman Sarbini untuk menyampaikan keluhan dan tuntutan terkait aktivitas anak-anak perusahaan Sugar Group Companies (SGC).

”Debu hasil pembakaran tebu masuk rumah serta mencemari air sumur,” kata M Tayib, Kepala Kampung (Desa) Gedung Bandar Rahayu, Kecamatan Gedung Meneng. Hal sama dikeluhkan Alamin (47), warga Kampung Bawang Latak, Kecamatan Menggala Kota.

Secara terpisah, Nuryani (31), buruh pekerja di perkebunan tebu PT Indo Lampung Perkasa (anak perusahaan SGC), menyatakan, pembakaran tebu untuk mempermudah proses panen. Total lahan usaha SGC di Lampung mencapai 127.000 hektar.

Ketua Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Badan Koordinasi Sumatera Raya Reka Punata menyesalkan pembakaran sisa tebu karena merusak lingkungan hidup dan mengganggu kesehatan masyarakat. HMI melakukan advokasi kepada warga terkait persoalan ini.

Menurut Muhamamad Husyin, Kepala Kampung (Desa) Gedung Bandarejo, Kecamatan Gedung Meneng, selama 16 tahun SGC beraktivitas di Lampung, masyarakat sekitar perusahaan kerap dirugikan.

Para kepala desa mengeluhkan penutupan akses jalan yang membelah perkebunan. ”Padahal, jalan itu ada sebelum perusahaan masuk,” katanya.

Dari pemantauan, jalan poros yang menghubungkan sejumlah desa hanya digunakan oleh truk milik perusahaan untuk mengangkut buruh pekerja pergi-pulang. Di sekitar areal perkebunan dibuat parit-parit selebar 2,5 meter dan sedalam 3,5 meter untuk mencegah warga menerobos.

Para kepala desa telah mengajukan surat permohonan ke DPR, Menteri Lingkungan Hidup, Bupati Tulang Bawang, dan sejumlah pihak terkait untuk meninjau ulang hak guna usaha PT SGC. (JON)

Advertisements

One Response

  1. Sampai kpn lampung harus di jajah china

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: