pelabuhan Kendari Akan Tertimbun Limpur

Kendari Ekspres, Kota Kendari 2010-07-06 / Halaman 9

Jika pemerintah tidak segera melakukan antisiasi terhadap kegiatan reboisasi di seputaran hulu pelabuhan Kota Kendari, maka 50 tahun ke depan pelabuhan Kota Kendari hanya akan menjadi kenangan. Hal ini disampaikan anggota Dewan perwakilan Daerah (DPD) Ir H Abdul Jabar Toba usai mengisi materi yang digelar IMM Sultra, beberapa waktu lalu.

“Secara pribadi, menurut saya jika pemerintah tidak segera menanggulangi permasalahan yang ada di Kota Kendari, maka pelabuhan Kota Kendari akan tertimbun oleh kiriman lumpur yang berasal dari hlu menuju ke laut, sehingga akan mengakibatkan pendangkalan. Apabila itu tidak segera ditanggulangi, maka pelabuhan Kendari akan tertimbun lumpur”, ungkap Jabar.

Dirinya juga menambahkan, mengingat pelabuhan tersebut adalah wilayah atau areal lewat dan parkirnya lalu lintas kelautan, maka pemerintah setempat harus melanjutkan pengerukan di wilayah tersebut seperti yang telah dilakukan sebelumnya. “Kalau bisa pemerintah harus terus melanjutkan pengerukan harapnya.

Selain itu, dirinya juga menyarankan agar pemerintah segera membuat cekdam atau kantung-kantung air. Di samping itu, dia berharap ada penanaman pohon kembali di tanah yang sudah gundul atau reboisasi. Dalam waktu dekat ini, DPD akan segera memanggil Kementrian Kehutanan guna membicarakan mengenai hal tersebut.

“Kami hanya sebagai fasilitator antara pemerintah dengan masyarakat. Saya berharap apa yang menjadi aspirasi masyarakat segera diamini pihak Kementerian Republik Indonesia”, tandasnya. *P6/B/HEN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: