Damai Jaya Lestari Tingkatkan Produksi CPO

Kendari Pos, Ekonomi & Bisnis 2010-06-21 / Halaman 3

Nama PT Damai Jaya Lestari (DJL) di Sultra sudah cukup dikenal, khususnya daerah-daerah yang punya perkebunan kelapa sawit. Perusahaan ini memang sudah sejak tahun 2006 eksis di Bumi Anoa membuka perkebunan sawit di Kolaka, Konawe Utara dan Konawe. Saat ini di Kolaka sudah  panen dan telah diproduksi menjadi Crude Palm Oil (CPO) alias minyak kelapa sawit, yang kemudian didistribusikan ke sejumlah daerah di Jawa. Bahkan rencananya DJL akan meningkatkan kapasitas produksi CPO di Kolaka.

Tenaga Ahli PT DJL Agus Bambang merinci, saat ini DJL memang mengelola belasan ribu hektar tanaman sawit di tiga kabupaten tersebut. Kata Agus, di Kolaka saat ini DJL mengolah 11 ribu hektar lebih, Konawe 4 ribu hektar dan di Konawe Utara yaitu di Kecamatan Wiwirano seluas 6 ribu hektar. “Dari semua itu baru Kolaka yang sudah panen, dan sudah menghasilkan CPO, langsung dari Kolaka, karena kami mendirikan pabrik pengelolaan sawit di sana,” terangnya lalu yang didampingi manager Personalia DJL Amin Gumayel Hasibuan, akhir pekan lalu.

Menurutnya, semua perkebunannya di tiga kabupaten itu menggunakan sistem plasma yaitu investasi di lahan masyarakat. Nantinya, saat panen nanti, akan dilakukan bagi hasil. Itu jyga yang dilakukan di Kolaka, dimana panen yang berlangsung sejak Juli 2009 lalu, dan masyarakat sudah menikmati bagi hasil tersebut. “Tapi untuk saat ini produksi belum maksimal. Tapi pengalaman kami di Sumatrra setelah satu tahun, baru produksi bisa rata. Yakni 4 ton per hektar, kalau saat ini masih ada yang 2 ton per hektar,” papar Agus.

Pabrik yang dibangun di Kolaka saat ini baru berkapasitas 30 ton per jam. Bila produksi sudah optimal, perusahaan akan menambah  kapasitas pabrik menjadi 60 ton perjam. Hasil CPO dikirimkan langsung ke Surabaya dan daerah lain di Jawa, khususnya di pabrik minyak goreng. Saat ini untuk harga CPO per kilo gram Rp 5800. Sementara untuk pembelian kelapa sawit dari lahan Rp Rp 7773 per tandan basah segar (TBS).

Di Perkebunan Kolaka PT DJL memperkerjakan 3500 orang baik warga lokal, maupun pendatang dari Sulawesi Selatan. Upah mereka rata-rata per orang Rp 1 juta atau diatas  UMR berlaku. Perkebunan ini dipastikan akan terus membutuhkan tenaga kerja, pasalnya proses panen tidak bisa dilakukan bila bukan tenaga manual. “Keberadaan kami selain memperoleh profit, tentunya juga berorentasi pada penciptaan lapangan kerja. Setelah itu tentunya akan tercipta multi efek player. Yakni akan berkembang usaha lainnya,” ujar pria asal Solo, Jawa Tengah ini.

Nantinya bila di Konawe dan Konawe Utara sudah panen, tentunya akan diberlakukan perlakuan yang sama. Proses plasma ini modal yang digunakan Rp 24 juta per hektar lahan. Anggaran tersebut nantinya yang harus dibayar antara pemilik lahan dan perusahaan. Setelah proses panen sudah maksimal, yaitu rata-rata 4 ton per hektar, pemilik lahan akan menyisakan hasilnya 30 persen untuk menyelesaikan investasi awal itu.

Nantinya, perusahaan akan mengembalikan 60 persen dari laba untuk melakukan pencicilan. “Pemotongan ini akan diselesaikan hingga dana Rp 24 juta itu rampung, dan bagi hasil pun akan kembali seperti semula,” ujarnya.

Padahal sesuai kesepakatan awal, panen bisa dilakukan bagi hasil setelah modal Rp 24 juta rampung, yakni dikalkulasi satu tahun panen baru selesai. Tapi nampaknya pemilik lahan, menginginkan saat panen perdana dilakukan bagi hasil. “Sementara kalau saat ini kami lakukan pemotongan, perolehan untuk masyarakat sangat kecil. Untuk itu pemotongan akan kami lakukan pada Juli 2010 ini, setelah hasil panen optimal,” pungkasnya. (lis)

Advertisements

6 Responses

  1. Andi Ridwan
    Yth Bapa Pimpinan PT.DJL,
    Saya merencanakan untuk membuka usaha lahan kelapa sawit di daerah yang berhampiran dengan kawasan pabrik kelapa sawit PT.DJL yang berada di kolaka. Sehubungan itu saya ingin bertanya kepada pihak Bapa, adakah PT DJL juga membeli buah kelapa sawit yang diolah sendiri,maksudnya bukan yang diolah oleh perusahan PT.DJL.

    Sekian dan terima kasih..

  2. aq inin mengecek lahan ayahq yg ada di djl tp aq blm bsa menemukanx

  3. mahyuddin ( pt.pelayaran afta trans mandiri)cab.kolaka yth.pimpinan pt.DJL. saya dan kawan berencana mau beli CPO dari pt.DJL ,minta tolong di konfirmasikan harga per ton,kalo conect rencana setiap bulan kami mau ambil kisaran 200 ton

    • Yth. Mahyudin
      tolong berikan info kontaknya.

      Koperasi kami berencana mendirikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) mini di Kab. Kolaka dengan kapasitas produksi CPO +/- 60-100 Ton/Bulan. dengan memiliki luas kebun siap panen dengan umur tanam 6-7 tahun +/- 1,000 Ha dan ribuan Ha lahan dengan umur tanam 1-5 tahun.

      Bagi yang berminat silahkan menghubungi:
      Anton Parante
      082191085594
      antonparante@ yahoo.com

  4. pak bisa minta contac person PT. DJL yang di polenga.

  5. Kepada Yth,
    PT. DJL, kami principal Bearing AKG buatan Jerman, ingin memperkenalkan produk bearing AKG khusus untuk di industry kelapa sawit.Harga dan kualitas bearing AKG sangat bersaing dengan merek2 ternama lainnya. Terima kasih

    Muhammad Asrar
    Sales Engineer
    08211 4848315
    asrar@akgbearing.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: