PT. Billy Kembali Operasi

Media Sultra, Ibukota 2010-06-12 / Halaman 6

Perusahaan tambang nikel lyang sempat ditahan untuk melakukan operasinya gara-gara lahan yang belum tuntas diganti rugi, akhirnya kembali beroperasi.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Konawe Selatan, Syaripuddin Pariwusi yang dihubungi melalui telepon selulernya menjelaskan, status tanah yang diklaim masyarakat selama ini memang milik PT. Inco (tanah negara) yang tidak perlu diganti rugi.

“Setelah kita konsultasikan ke gubernur memangtanah itu milik PT. Inco. Hanya sekarang ini kita lagi konsultasikan ke Dirjen terkait solusi tuntutan warga”, jelas Syaripuddin.

Kepala bagian Humas PT. Billy, Junaedi yang dikonfirmasi tentang masalah ini, ia membenarkan. Dan pihaknya menerima segala keputusan pemerintah. “Yah kalau kita disuruh ganti rugi kita ganti, kita kan siap dan mematuhi aturan pemerintah”, kata Junaedi kepada Media Sultra, jumat (11/6).

Sebagaimana diketahui, diberhentikannya aktifitas PT. Billy akibat lahan yang akan dibuka sebagai lalulintas kenderaan menuju lokasi eksploitasi dikalim oleh beberapa warga di Desa Torobulu, Kecamatan Palangga Selatan, kabupaten Konawe Selatan.

Pihak DPRD Konsel yang turun ke lokasi akhirnya menghentikan sementara aktifitas PT. Billy untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, sambil menunggu kapastian status lahan yang saat ini masih dikonsultasikan hingga ke Dirjen Pertambangan.

Lahan yang sebelumnya sudah diganti oleh PT. Billy sebesar Rp 25 juta perhekternya yaitu lahan diluar lahan konsesi PT. Inco. (Cr-5/Ms-3)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: