Penambang Liar Mulai Dirazia

Kendari Pos, Bumi Anoa 2010-05-10 / Halaman 6

Penambang illegal pada kawasan pengerukan pasir dan batu (sirtu) di Kecamatan Batauga dan sekitarnya, kini tak akan bebas lagi beraktivitas. Jika terbukti tak memiliki izin penambangan, maka tindakan tegas dan proses hukum menjadi ganjarannya. “Pasir atau bahan galian mereka akan ditumpahkan di kantor Polsek Batauga dan pemilik termasuk sopirnya langsung ditahan. Kami telah memberi toleransi waktu selama 20 hari agar penambang itu bisa mengurus izin usaha pertambangan masyarakat dan berakhir 26 April lalu. Kami juga telah memasang tanda larangan beraktivitas pada lima titik di Masiri, Bosowa, Kali Kolowu, Laompo dan Kali Uwe Magari.

“Pelarangan ini sesuai Undang-Undang UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Untuk itu tidak boleh lagi ada kegiatan tanpa izin”, tegas Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Buton, Sulaeman Safaa, panjang lebar.

Ia mengatakan, sebelum kebijakan itu diterapkan, pihaknya telah melakukan beberapa kali sosialisasi atas perintah langsung bupati Buton, Sjafei Kahar pada 1 April 2010 yang dihadiri ratusan perwakilan masyarakat.

Aparat satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buton sebagai garda terdepan pengawal kebijakan daerah mengaku akan memback up perintah tersebut. “Kami akan menempatkan personil Satpol PP pada palng-palang penjagaan, termasuk di titik yang dianggap rawan. Kami pun tetap akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat”, timpal sekertaris Sat Pol PP Buton, La Ode Alwi. (kl/cok)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: