Manajemen kebersihan Ala SMPN 17 Kendari

Kendari Pos 2009-10-19/Halaman 13  Metro Kendari

Guru Diberi SK kebersihan, Tiap Siswa Wajib Pungut Sampah

Walikota Kendari Ir Asrun, memberi apresiasi luar biasa terhadap kebersihan di SMPN 17 Kendari. Sebagai salah titik penilian Adipura, sekolah itu sudah sangat layak. Bagaimana manajemen kebersihan sekolah tiu hingga menawan hati Asrun?

Untuk sampai ke SMPN 17 kendari sangatlah sulit. Bagi yang tidak pernah ke sekolah itu.Yang memudahkan dan membuat yakin, karena sekumpulan anak berusia belasan tahun, keluar dari arah selatan menuju jalan raya tembusan SMAN 6 Kendari, saat jam menunjukkan pukul 11.30 Wita, Sabtu (17/10).

Dari, tanda situlah, sehingga nalar saya jalan dan yakin bahwa SMPN 17 Kendari, pasti tak jauh dari situ. Rupanya benar, tak sampai 15 meter dari jalan raya, SMPN 17 Kenadri yang dinobatkan oleh Walikota Kendari, Ir Asrun, sebagai sekolah terbersih versi peniliannya, sudah di depan mata.

Tak salah memang dengan penilain itu, Sebab belum memasuki halaman sekolah, mata sudah memasuki halaman sekolah yang bersih, jejeran bunga sederhana, namun cukup memikat hati, semakin menambah indah pemandangan SMPN 17 Kendari.

Di depan sekolah itu, bahkan disamping kiri dan kanannya, penuh semak atau mungkin lebih tepat jika dikatakan hutan.

Tapi, kecintaan sang sempurna sekolah pada lingkungan yang bersih, rindang dan apik, menjadikan SMPN 17 Kendari, kelihatan asri dan menutupi kekurangan yang ada di depan sekolah itu. Kalau yang terbiasa dengan kehidupan kota yang bising, mungkin tak akan menyelohkan anaknya di tempat itu. 

Tapi, pilihan itu justru merupakan pilihan yang tepat bagi orang tua menitipkan anaknya menimba ilmu sekolah yang didirikan tahun 2004 silam tersebut.

Alasannya, sekolah itu, jauh dari hingar bingar dan aktivitas warga kota serta deru mesin kendaraan roda empat dan dua. Suasana yang hening dan tentang, tentu membuat siswa di SMPN 17 Kendari, lebih fokus menerima pelajaran.

Siswanya bahkan diajari utnuk cinta lingkungan bersih. Di depan pagar, ada tembok ukuran segi empat bertuliskan, rokok adalah racun kesehatan.

Keindahan semakin nampak, karena di depan mushallah, deretan bunga yang sedang mekar, baik yang ditanam dalam pot mau pun yang tanpa pot, tertat apik.

Kian terawat dengan adanya papan yang ditulisi “berilah aku pupuk, siramilah aku setiap hari”.

Di samping kanan, sekolah bunga warna-warni berjejer. Diatasnya ada plang dengan latar kepala sekolhanya Milwan M Pd dibumbui himbauan bertuliskan “lingkunganku asri” belajarku nyaman”. Sekolah ini jadi kebanggan Ir Asrun, karena kebersihan lingkungannya.

“Dipelajaran Mulok, ada kurikulum pendidikan lingkungan hidup, sejak adanya KTSP tahun 2006. Kebijakan yang diterapkan adalah menjaga kebersihan sekolah. Ada istilah Lisa atau lihat sampah ambil. Sebelum masuk kelas, siswa diharuskan memungut sampah yang berserakan. Jadi, betul-betul menekan kebersihan”, kata Wakasek Kurikulum, Firman Gani M. si, saat ditemui pekan lalu.

Hal mendasar yang jadi pijakan sekolah itu dalam menjaga kebersihan lingkungannya yaitu adanya pembagian wilayah bagi 50 guru dan 4 staf, untuk bertanggung jawab dan selalu mengontrol wilayah yang sudah jadi bagiannya.

Pembagian tersebut sudah di SK-kan oleh Milwan, melalui SK Kepsek, nomor: 421.3/180/2009, tentang pembagian tugas pengawasan lingkungan SMPN 17 Kendari.

Sejak di SK-kan tanggal 3 Agustus tahun ini, 50 guru dan 4 staf harus bertanggung jawab atas wilayah yang sudah dipetakan.

Wilayah diantaranya halaman depan, belakang, samping kiri dan kanan sekolah, mushalah, apotik hidup belakang, ruang guru, pengaturan seluruh bunga dalam pot, taman 1001 pohon, dan kontrol kebersihan ruang terbuka hijau serta kontrol tong sampah dan susunannya.

“Wilayah yang sudah dibagikan itu, jadi tanggung jawab guru dan staf. Sehingga kebersihan terjaga dengan baik. Tiap pagi, Kepala Sekolah mengontrol semua lingkungan sekolah dan langsung menyuruh anak-anak memungut sampah”, ujarnya.

Sangat pantas jika kemudian sekolah tiu dinobatkan sebagai sekolah terbersih. Pada tingkat nasional, SMPN 17 Kendari masuk peringkat 6 besar, kategori sekolah dengan lingkungan terbersih se-Indonesia untuk SMP dan SMA.

Tahun 2007-2008, jawara sekolah terbersih dans ehat se-Kota Kenadri. Siswanya bahkan pernah menjuarai cerdas cermat lingkungan hidup se-Kota Kendari dan menggondol peringkat pertama.

Sekolah itu juga memberikan penghargaan terhadap siswanya yang peduli lingkungan. Menurut Firman, tiap 6 bulan atau pada saat  penerimaan rapor, dilakuakn lomba kelas terbersih dan adapula 3 siswa yang diberi penghargaan yang peduli lingkungan. Kesadaran dan penekanan untuk membiasakan diri  hidup bersih, masuk pula dalam pelajaran PKN kompetensi bela negara.

La Halisi yang juga Wakasek Kehumasan sekolah itu, menuturkan, dalam rangka lomba adipura, sekolah itu mewajibkan tiap siswanya untuk membersihkan lingkungan pada hari Kamis atau yang dikenal dengan Kamis Bersih.

“Betul apa kata pak Walikota, bahwa adipura, bukan tujuan yang dicapai, tapi alat untuk mewujudkan kesadaran hidup bersih”, tandasnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: