Upaya Mengatasi Degradasi Lahan

Kendari Ekspres 2009-06-19/Intrupsi

17 Juni  ditetapkan sebagai Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia (The World Day To Combat Desertification And Drought), berdasarkan persetujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui resolusi sidang umum PBB No. A/RES/49/115. Degrasi lahan merupakan salah satu isu global yang menjadi kekhawatiran masyarakat internasional, karena degrasi lahan merupakan salah satu proses degrasi lingkungan yang paling berbahaya di dunia.

Oleh karena itu, sejumlah negara berkomitmen untuk berpartisipasi dalam menanggulangi masalah tersebut. Untuk kali ini, tema Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia lebih difokuskan pada tema Melindungi Tanah dan Air sama dengan Menjaga Masa Depan Kita Bersama (Conserving Land Water = Securing Our Common Future).

Salah satu penyebab degradasi lahan adalah kecendrungan dari pemerintah untuk mengambil kebijakan yang salah dan yang lebih parah adanya perubahan iklim menambah tekanan terhadap lahan lebih berat dari sebelumnya. Ketika ketahanan air dan pangan tidak dapat dijanjikan, manusia banyak yang bermigrasi ke daerah dimana mereka meyakini dapat mencarinya. Hasil survey menyebutkan bahwa jumlah manusia yang bermigrasi karena lingkungan dari mana saja antara 17 dan 24 juta jiwa di seluruh dunia.  Perpindahan ini diproyeksikan sampai periode 2050 akan terdapat 200 juta migran karena kerusakan lingkungan.

Kini pemerintah Indonesia mulai menunjukkan kepedulian terhadap degrasi lahan  global melalui raifikasi Konvensi PBB tentang Penanggulangan Degradasi Lahan (United Nations Convention to Combat Desertification), yang disingkat UNCCD merupakan hasil dari keputusan Presiden No. 135 tahun 1998, dan Departemen Kehutanan sebagai Focal Point. UNCCD ini juga dikenal sebagai Konvensi Rio, adalah konvensi lingkungan hasil Pertemuan Bumi di Rio de Janeiro bersama dua konvensi lingkungan lainnya, yaitu CBD atau Konvensi Keanekaragaman Hayati dan UNFCCC atau Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim.

Jauh sebelumnya Indonesia telah menunjukkan itikad baiknya dalam memberikan sumbangan kepada masyarakat dunia dalam meringankan bumi yang tengah dilanda perubahan iklim. Di tahun 2002 Indonesia telah menyusun suatu draft Program Aksi Penanggulangan Degradasi Lahan (National Action Program to Combat Land Degradation (NAP-CLD),  adapun fokus NAP-CLD yang menjadi tugas pokok Departemen Kehutanan adalah Rehabilitasi Lahan Kritis dan Hutan yang terdegradasi (RHL). Dan jauh sebelum Sidang Umum PBB menetapkan 17 Juni sebagai Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan Kekeringan Sedunia, negara kita telah banyak melakukan kegiatan-kegiatan terkait dengan masalah penanggulangan degradasi lahan. Dalam hal ini pemerintah sangat memprioritaskan masalah Daerah Aliran Sungai (DAS).

Selain itu, Menteri Dinas Kehutanan RI, MS Kaban cukup concern dalam hal perusakan lahan dan kawasan hutan. Seperti yang disampaikan MS Kaban dalam pertemuan Rapat Koordinasi Penyusunan Anggaran Kehutanan, bahwa banyak yang bisa dilakukan untuk mengatasi yang sudah terjadi dan mengantisipasi perubahan iklim. Menanam pohon adalah salah satu jawaban mutlak yang harus dilakukan atas masalah degradasi lahan. Menanam juga tak melulu tanaman keras tapi juga tanaman kehidupan yang berfungsi memback up cadangan pangan sekaligus menampung air.

Seperti tanaman bambu bukan hanya mampu bisa melestarikan ciri khas kebudayaan bangsa Indonesia. Tanaman bambu juga bisa menyelamatkan Indonesia bahkan seluruh planet bumi dari ancaman bencana lingkungan. Jika seluruh kawasan Indonesia bisa dipenuhi rimbunan pohon bambu maka bisa dipastikan setiap daerah di Indonesia tidak akan kekurangan air. Hal itu sebagai dampak positif dari sifat tanaman bambu yang menampung air.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: