Penahan Abrasi Terpencar

Kompas, Nusantara 2010-07-22 / Halaman 23

Pembangunan tanggul pengaman pantai yang parsial oleh pemerintah ataupun secara swadaya oleh pemilik bangunan di tepi pantai di Pulau Bali dinilai kurang efektif mengatasi abrasi. Selain mengakibatkan abrasi makin parah, tanggul-tanggul itu juga rawan ambrol akibat terjangan gelombang tinggi.

Dari pengamatan, pembangunan tanggul hanya efektif untuk mengamankan kawasan di belakang tanggul yang dibangun, tetapi memperparah abrasi di lingkungan sekitarnya.

Misalnya, abrasi di Pantai Padanggalak sebelah utara semakin parah ketika tanggul dibangun di sepanjang Pantai Sanur-Padanggalak bagian selatan. Pantai Padanggalak dipisahkan oleh Sungai Padanggalak. Garis pantai di sebelah utara sungai mundur sekitar 200 meter sejak pembangunan tanggul pantai di selatan sungai selesai empat tahun lalu.

Kondisi serupa tampak di Gianyar. Tanggul berupa susunan batu yang dibangun pemerintah tiga tahun lalu, meski efektif melindungi persawahan di belakangnya, kini mulai ambrol. Sedikitnya empat warung di Pantai Lebih telah rata dengan tanah dan puluhan are sawah di Desa Klikup, 2 kilometer timur Pantai Lebih, hilang karena abrasi.

Tanggul ambrol karena tanah penyangganya digerus gelombang. Sejumlah tanggul yang dibangun secara swadaya oleh para pengelola vila di kawasan itu juga tergerus air laut sehingga fondasinya menggantung di atas permukaan tanah.

”Warga khawatir dengan kondisi ini. Sawah kami terancam hilang seperti desa sebelah,” kata Made Rugeg (50), petani penggarap di pesisir Lebih.

Kurang terkoordinasi

Bupati Karangasem Wayan Geredeg menyatakan, inovasi dalam pembuatan pengaman pantai harus dilakukan. Selain untuk menghemat biaya, juga perlu dicari bahan alternatif yang lebih kuat untuk menghadapi tekanan ombak. Ia mengakui, pembangunan tanggul pengaman pantai secara swadaya kurang terkoordinasi sehingga rawan ambrol.

”Kami usul penggunaan batu armor dibandingkan dengan batu kapur. Biayanya lebih murah karena batu itu banyak terdapat di Karangasem. Selama ini batu kapur diambil dari Pulau Sumbawa. Usulan itu diterima dan digunakan di pesisir Seraya,” kata Geredeg.

Sejak dibangun empat tahun lalu, pesisir Seraya relatif aman dari kikisan abrasi.

Wali Kota Denpasar Rai Mantra mengatakan, besarnya biaya penanganan pesisir pantai harus diimbangi dengan upaya pencegahan abrasi secara simultan. Bekerja sama dengan pelaku pariwisata di pesisir Sanur, Pemerintah Kota Denpasar menggalakkan penanaman kembali terumbu karang. Rai menargetkan penanaman 1.000 batang mangrove per tahun di sekitar Pelabuhan Benoa, Denpasar.

Luas hutan mangrove di Taman Hutan Rakyat Ngurah Rai tahun 2009 adalah 1.375 hektar. Ekosistem terumbu karang, mangrove, dan vegetasi pantai lain merupakan pertahanan alami yang efektif mereduksi kecepatan dan energi gelombang laut sehingga mencegah abrasi.

Penanganan abrasi di Bali menjadi bagian serius dalam penyusunan peraturan daerah sebagai kelanjutan pembahasan Road Map Bali Green Province. Intinya, pemerintah provinsi berupaya mendorong dan memperkuat komitmen pemerintah kabupaten/kota se-Bali untuk menjaga pantai.

Langkah konkretnya, semua pemerintah kabupaten/kota didorong untuk menjaga lingkungan pantai dengan menanam terumbu karang dan mangrove.

Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup Bali AA Gede A Sastrawan, rencana jangka pendek ini menargetkan lahirnya peraturan daerah yang memuat lengkap pengelolaan lingkungan hidup dan diperkuat dengan sanksi hukumnya. ”Peraturan ini tidak hanya untuk mengurangi abrasi, tetapi diharapkan mampu mencakup keseluruhan yang terkait lingkungan, seperti sampah, dan memulai hal bersifat organik,” kata Sastrawan. (BEN/AYS)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: