Budidaya Rumput Laut dan Pelestarian Terumbu Karang

Kendari Ekspres 2009-08-27/Halaman 8 Kota Ekspres

Peran terumbu karang untuk berkembang baik berbagai spesies ikan tak tak perlu diragukan lagi. Tidak hanya itu, terumbu karang juga bermanfaat sebagai sumber bahan obat dan medis. Mentyelamatkan terumbu karang, berarti menjaga ketersediaan ikan bagi kelangsungan kehidupan.

Aktivitas pengeboman yang banyak dilakukan nelayan, termasuk nelayan Bajo, diakui mengakibatkkan terumbu karang rusak, bahkan mati.

Padahal, kerusakan dan matinya terumbu karang merupakan lonceng kematian bagi spesies ikan di dalamnya.

Saat ini, kerusakan terumbu karang mengancam seluruh spesies terumbu karang di Sultra.

Data Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra menunjukkan, kerusakan terumbu karang di seluruh Sultra diperkirakan 80 persen.

Kerusakan itu selain diakibatkan bom dan sinida, juga karena pemangsa alami terumbu karang seperti bulu babi atau mahkota berduri.

Pemanasan global yang tenagh menjadi pembicaraan dunia turut andil menyebabkan kerusakan terumbu karang karena mengakibatkan pemutihan.

penggunaan bom dan sinida, boleh dikatakan paling banyak merusak terumbu karang,yang berakibat mengurangi ketersediaan ikan.

Kesadaran pentingnya melestarikan terumbu karang yang menjadi rumah bagi ratusan spesies ikan bisa menjadi motivator.

Faktor inilah yang menyadari masyarakat Desa Ghoebalano Kecamatan Duruka Kabupaten Muna, baralih profesi menjadi pembudidaya rumput lau.

La Tono tahu, jika menggunakan bom untuk mencari ikan, bisa memperoleh ikan dalam jumlah yang cukup banyak tetapi resikonya sangat besar.

20 tahun lalu, ia pernah menggunakan bom, tetapi sejak dia mendaapt informasi dari Dinas Perikanan Kabupaten Muna, bahwa menggunakan bom sangat merusak terumbu karang, maka secara perlahan ia beralih profesi menjadi pembudidaya rumput laut.

Sugianto (42), boleh dibilang pelopor budidaya rumput laut Desa Ghoebalano , juga mengungkapkan hal yang sama.

Malah, ia menyatakan, masyarakat desa Ghoebalano sadar sendiri akan ancaman kekurangan ikan jika terus menggunakan bom ketika menangkap ikan.

Olehnya itu, awal tahun 2003, ia memulai budidaya rumput laut ini. “Hasilnya bisa dibilang fantastis, saya bisa menyekolahkan anak saya sampai kuliah di perguruan tinggi”, akuinya.

Kesadaran akan pentingnya kelestarian terumbu karang yang menjadi rumah bagi ratusan ikan. Tanpa bom dalam menangkap ikan, atau dengan budidaya rumput laut akan membuat terumbu karang tetap lestari.

Demi kepentingan bersama, untuk melestaarikan keanekaraagaman hayati laut Sultra, nelayan Desa Ghoebalano sudah melakukannya.

About these ads

2 Responses

  1. saya jual CD cara budidaya rumput laut yg benar, hanya dgn harga 50 ribu/CD. jika berminat silahkan hub.saya di 081-911857815 atau email rozi679@gmail.com.

    terima kasih

  2. terimakasih atas artikelnya ya,,, sangat bermanfaat bagi tugas sekolahku lho….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: