KUD Jiken Janji Perhatikan Kelestarian Lingkungan Hutan

Kompas 2009-07-13/E-paper: Nusantara

Blora– Koperasi Unit Desa atau KUD Wargo Tani Makmur, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, mulai membersihkan sumur-sumur minyak tua di Lapangan Banyubang. Pada saat produksi nanti, pengurus KUD berjanji akan memerhatikan kelestarian lingkungan hutan.

Wakil Kepala Teknik Pertambangan KUD Wargo Tani Makmur Abdulrachman menyatakan hal itu di sela-sela kunjungan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Blora ke Lapangan Banyubang, Desa Bangoan, Kecamatan Jiken, Jumat (10/7). Kunjungan itu merupakan salah satu agenda pemerintah untuk mengawal program percontohan nasional pengelolaan sumur minyak tua oleh KUD.

Abdulrachman mengemukakan, KUD Wargo Tani Makmur menerapkan sistem kesehatan, keselamatan, dan lingkungan (healthy, safety, environtment/HSE) sesuai standar PT Pertamina. Untuk menjaga kelestarian lingkungan hutan, KUD membangun kolam pengolahan limbah.

Kolam sedalam dua meter dan sepanjang 6,32 meter itu merupakan tempat memurnikan air yang masih mengandung minyak. Ketika akan dibuang ke alam, KUD akan mengetes air hasil pemurnian tersebut dengan tanaman genjer dan ikan nila.

“Jika tanaman dan ikan itu mati, berarti air masih mengandung minyak. Jika tidak, berarti air sudah bersih dan dapat dibuang ke alam,” kata Abdulrachman.

Pemerhati lingkungan hidup Perguruan Tinggi Kedinasan Akademi Minyak dan Gas Bumi Cepu Djaswadi mengatakan, pemerintah dan PT Pertamina perlu mengawasi pengelolaan limbah sumur minyak tua.

Limbah itu jangan sampai dibuang ke mana-mana sehingga mengakibatkan kerusakan lingkungan.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Blora Adi Purwanto mengatakan, Pemkab Blora telah meminta KUD menerapkan HSE. Pengawasan yang dilakukan pemerintah pun mencakup hal itu.

Selain itu, pemerintah berharap pengelolaan sumur itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan mengurangi jumlah penganggur.

Pada tahap pembersihan sumur dan pembangunan infrastruktur limbah ini, KUD membutuhkan 27 tenaga kerja, sedang pada tahap produksi, akhir Juli, KUD membutuhkan 10 tenaga kerja per sumur.

“Saat ini KUD telah menemukan tujuh sumur dari 24 sumur di lapangan Banyubang,” kata Adi.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: